Ulama dan Umaro Punya Peran Strategis dalam Menjaga Kerukunan Umat

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib. (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ulama dan umaro sama-sama mempunyai peran yang strategis dalam menjaga kerukunan umat.

Demikian dikatakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib pada acara pelantikan pengurus Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) Khusus Pendidikan Provinsi Sumsel, Jumat (15/3/2019).

Ahmad Najib mengatakan, FKUU ada di 17 kabupaten dan kota di Provinsi Sumsel, pihaknya menginginkan ulama dan umaro saling mengingatkan dan membangun Provinsi Sumsel.

“Karena perannya sangat strategis apalagi dalam pileg dan pilpres untuk menghindarkan hal yang tidak diinginkan. Kita ingin tetap bersatu menjaga kerukunan umat,” ujarnya.

Menurut Ahmad Najib, pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi menangkal hal negatif seperti narkoba dan radikalisme. “Jangan sampai anak-anak, guru, dan kepsek terpapar radikalisme,” tegas dia.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo mengatakan, Dinas Pendidikan berharap masuknya ulama di dalam kebijakan pendidikan di Sumsel, karena ini akan berpengaruh pada pembentukan karakter anak.

“Presiden minta pembentukan karakter untuk guru dan anak. Oleh sebab itu, kita kerjasama dengan stakeholder. Bergabungnya ulama di dunia pendidikan menjadi awal program kita, pendidikan karakter. Kedepan akan dikonkretkan program itu jadi kenyataan yang dapat diimplementasikan di kelas -kelas. Sehingga anak anak banyak mendapat pendidikan agama,” kata Widodo.

Menurut dia, kondisi sekarang sudah baik. Ada beberapa sekolah yang rohisnya bagus. Pihaknya pun berharap dengan masuknya ulama dan umaro di dunia pendidikan bisa menambah semangat anak-anak di bidang agama.

Sementara Ketua FKUU Provinsi Sumsel KH Amirudin Nahrawi, MPdi menuturkan, ulama dan umaro di forum ini adalah orang yang terdidik.

“Kita berharap adanya forum ini, kita bersama menambah pendidikan terbaik. Program kita dalam tiga bulan ini adalah ke kabupaten dan kota, agar mengetahui keinginan Gubernur misalnya ada rumah tahfiz dan lainnya,” kata Amirudin.

“Pendidikan agama ini penting, karena dengan ilmu agama bisa menghindarkan kita dari fitnah, bully, dan lainnya. Kita berikan yang terbaik untuk siswa kita,” pungkasnya. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here