Usai PSBB, Palembang Kini PDPK

22
HUT----Walikota Palembang Harnojoyo pada acara rapat evaluasi PSBB di Rumah Dinas Walikota Palembang, Rabu (17/6/2020). Pada kesempatan itu juga diperingati HUT Kora Palembang Ke-1337. (FOTO: IST/DOK.DISKOMINFO PALEMBANG)

Palembang, SumselSatu.com

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap II Kota Palembang berakhir. Pemerintah Kota (Pemko) Palembang melakukan persiapan menuju new normal melalui Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan (PDPK).

“Berdasarkan rapat evaluasi, kami simpulkan status Kota Palembang berubah menjadi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan,” ujar Walikota Palembang Harnojoyo usai rapat evaluasi di Rumah Dinas Walikota Palembang di Jalan Tasik, Palembang, Rabu (17/6/2020).

“Dan kami juga akan melihat, kalau memang penyebaran ini (Covid-19-red) masih meningkat kami akan mencari langkah-langkah lain,” tambah Harnojoyo.

Dengan status PDPK, masyarakat Palembang diharapkan lebih patuh akan protokol kesehatan (Protkes).

Dalam PDPK, Pemko Palembang akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya protkes secara humanis dan persuasif.

“Apapun namanya, kesadaran kita sangatlah diharapkan. Yang penting dan perlu kami garis bawahi bahwa masyarakat diharapkan patuh akan protokol kesehatan,” tandas Harnojoyo yang dari Partai Demokrat itu.

Dikatakannya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Palembang akan mengikuti arahan dari Pemerintah Pusat.

“Seperti sekolah dan transportasi itu kami melihat dari keputusan pusat. Namun pada intinya, dalam hal ini kami tetap mengedepankan protokol kesehatan, karena itulah yang paling penting,” kata Harnojoyo.

Walikota menghimbau seluruh masyarakat Palembang terus bergotong-royong memerangi penyebaran Covid-19.

“Kami sekali lagi mengajak dan menghimbau kepada masyarkat untuk bergotong-royong dalam memerangi Covid-19. Tanpa kerjasama kita semua, keberhasilan tak kan berhasil secara maksimal,” kata Walikota. #nti

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here