Warga Minta Pemkab Tindak Pemilik Hewan Ternak yang Berkeliaran di Jalan

Sejumlah hewan ternak masih terlihat bebas berkeliaran di jalan umum.

Pangkalan Balai, SumselSatu.com

Hewan ternak masih menjadi masalah serius di Kabupaten Banyuasin. Pasalnya, setiap hari hewan itu masih dibiarkan bebas berkeliaran oleh pemiliknya, akibatnya banyak hewan yang berlalu lalang di jalan lintas kabupaten tersebut.

Atas masalah ini, pengguna jalan meminta pemerintah setempat mengambil langkah untuk mengatasi masalah tersebut. Sebab, hewan yang melintas di jalan raya bisa menyebabkan kemacetan dan kecelakaan.

“Ini kan jalan raya, kalau bisa tindak tegas bagi pemiliknya. Kalau dibiarkan bisa menimbulkan korban, saya sendiri waktu melintas, ada pengendara motor hampir menabrak sapi yang tiba-tiba muncul menyeberangi jalan. Untung si pengendara cepat ngerem kalau tidak, bisa fatal akibat menabrak sapi,” kata Adam Malik, warga Kecamatan Suak Tape saat melintas di jalan Palembang- Betung tepatnya di Suak Bara Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Senin (20/11/2017).

Dirinya berharap kepada pemerintah setempat untuk peka terhadap masalah ini, karena menurutnya untuk apa Perda dibuat kalau pelaksanaannya tidak ada.

“Demi kenyamanan bersama, setidaknya pemerintah peka atas masalah ini, agar tidak ada lagi sapi atau kambing dan jenis hewan ternak lainnya yang berkeliaran,” pintanya.

Sementara Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Camat Banyuasin III Ir Alpian, MM, saat dikonfirmasi menjelaskan, selaku pemerintah setempat selalu menghimbau warganya yang memelihara hewan ternak khususnya ternak kaki empat untuk digembalakan.

“Kami selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memelihara ternak kaki empat sapi maupun kambing harus digembalakan. Kami berharap kepada Pol PP selaku penegak Perda untuk rutin melakukan razia ternak liar,” ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan, sesuai dengan perda bagi hewan ternak yang terjaring akan dikenakan denda bahkan kalau menyebabkan kecelakaan, pemilik dapat diminta pertanggungjawaban.

“Jadi setiap ternak harus digembalakan bukan diliarkan,” tegasnya. #fri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here