Palembang, SumselSatu.com
Calon Gubernur Herman Deru (HD) mengajak calon lain untuk tidak melakukan kampanye hitam atau black campaign. Bahkan, HD mengajak calon lain untuk adu program.
Herman Deru mengatakan, semakin mendekati penetapan pasangan Calon Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah Sumsel 2018-2023 pada 12 Februari mendatang, semakin banyak black campaign. Tetapi dia tidak menyebutkan kampanye hitam yang ada.
“Kami bukan tidak ada bahan untuk melakukan black campaign. Politik itu alat untuk memperbaiki suatu daerah atau negara, selain itu politik alat untuk menyejahterakan masyarakat. Jangan membebani masyarakat dengan black campaign apalagi membuat fitnah. Tapi kami tidak terpancing untuk melakukan black campaign,” ujarnya usai menghadiri peresmian Kantor DPD Partai Hanura di Jalan Yudo Kampus POM IX, Palembang, Senin (29/1/2018).
Ketika ditanya tentang juru kampanye, Deru menyampaikan, akan ada tokoh politik yang akan mendukungnya. Untuk lokasi kampanye, akan dipilih titik-titik daerah yang banyak mengidolakannya.
“Palembang menjadi salah satu yang kami utamakan. Bukan karena DPT di Palembang yang banyak, tapi karena banyak warga Palembang yang mengidolakan kami,” ucapnya.
Ketika disinggung soal coklit, dia yakin penyelenggara Pemilukada akan bekerja secara profesional untuk menghindari pemilih siluman.
“Kami juga ada tim satgas money politic. Saya mengajak semua calon untuk bersaing secara positif dengan tidak melakukan black campaign dan kita adu program,” kata Deru.
Menurutnya, tidak perlu menghujat pemimpin terdahulu. Program Pak Alex yang baik akan dilanjutkan.
“Program sekolah gratis dan pembangunan Tanjung Api-Api akan kami lanjutkan, bahkan kami inovasikan lagi agar lebih sempurna,” katanya.
Ketika ditanya tentang pemilih pemula, Deru menambahkan, pemilih pemula memang potensi. Namun, pihaknya tidak mengabaikan pemilih dewasa.
“Kami terus melakukan sosialisasi, diantaranya mendatangi acara kemasyarakatan,” kata Deru. #nti