Assessmen Lapangan BAN-PT, Prodi PMI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Optimis Raih Predikat Unggul

AKREDITASI---Assessment Lapangan dalam rangka akreditasi Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). (FOTO: SS 1/YANTI).
AKREDITASI—Assessment Lapangan dalam rangka akreditasi Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). (FOTO: SS 1/YANTI).

Palembang, SumselSatu.com

Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mengikuti kegiatan Assessment Lapangan dalam rangka Akreditasi Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, terhitung sejak tanggal 21-23 Maret 2024 di Ruang Seminar Lantai 4, Gedung Fakultas Dakwah A. Kegiatan dibuka Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr Achmad Syarifudin, SAg, MA. Hadir Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Nyayu Khodijah, SAg, MSi, Kepala Biro AUPK Dr Dur Brutu, MAg dan Kepala Biro AAKK Dr H Jumawari Iswadi, MM.

Sementara yang menjadi Asesor Institusi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) adalah Prof Dr Inaya Rohmaniyah, SAg, MHum, MA, dan Dr Ustadi Hamsah, MAg, dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Prof Dr Inaya Rohmaniyah mengatakan, kehadirannya bukan untuk menilai, tetapi membantu memotret kesiapan program studi.

“Akreditasi sebenarnya adalah sebuah proses alamiah yang dibutuhkan oleh suatu lembaga. Kedatangan kami bukan untuk menilai tetapi membantu melihat sudah sampai di mana, apakah memang sudah unggul atau masih ada beberapa hal yang memang perlu diperbaiki. Pada intinya adalah kami akan bersama-sama melihat bagaimana prodi memenuhi kuantitas dari setiap kategori yang dibutuhkan,” katanya.

Sementara Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr Achmad Syarifudin menekankan tentant pentingya rescue curriculum.

“Dalam pengembangan ini kami mengintegrasikan nilai-nilai keislaman kedalam kurikulum Prodi PMI. Rescue curriculum, dipastikan ada pengembangan keislaman, studi keislaman itu salahsatu contohnya. Kalau di lapangan, pengabdian masyarakat yang mencerminkan dan memiliki nilai keislaman di dalamnya. Artinya pemberdayaan dan pengembangan apapun itu asalkan diwarnai dengan nilai-nilai keislaman,” katanya. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here