
Pangkalanbalai, SumselSatu.com
Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Banyuasin terus berupaya membangun bidang pendidikan yang berkualitas di kabupaten ini. Untuk itu diperlukan persepsi dan konsep yang sama dari semua pihak terkait.
Guna menyatukan persepsi dan konsep itu, Disdikporapar Banyuasin menggelar rapat pembinaan awal tahun untuk menentukan arah dan kebijakan pendidikan pada tahun pembelajaran 2018/2019, Jumat (31/8/2018) lalu.
Rapat dihadiri ratusan kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta, di Kabupaten Banyuasin, dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sembawa, Kabupaten Banyuasin.
Acara dibuka Kepala Disdikporapar Banyuasin Drs HM Yusuf, MSi didampingi Sekretaris Disdikporapar Zulkarnain, SH, MSi, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Basuni, SPd, MM, dan beberapa pejabat kepala seksi serta pengawas SMP se-Kabupaten Banyuasin.
Pada kesempatan ini, Kepala Disdikporapar Banyuasin HM Yusuf menjelaskan tentang arah dan tujuan dilakukan rapat pembinaan awal tahun 2018. “Pembinaan awal tahun sebagai bentuk menyatukan persepsi dan konsep dalam membangun pendidikan di Kabupaten Banyuasin,” kata dia.
Menurut Yusuf, pembangunan pendidikan di Kabupaten Banyuasin harus searah dan setujuan, sehingga tidak terjadi persoalan di kemudian hari. Bila ada persoalan harus diselesaikan dengan baik dan bijaksana. Yusuf sendiri yakin, masing-masing kepala sekolah sudah memiliki program tepat arah dan tepat sasaran.
Yusuf mengingatkan, program yang sudah ada harus dijalankan sesuai petunjuk dan aturan, sehingga dalam perjalanannya mengelola program tidak menemui kendala. Apalagi kepala sekolah sebagai manajer sekolah harus mampu mengelola dan mengarahkan kemana pendidikan akan dibawa.
Para kepala sekolah, lanjut Yusuf, harus percaya dengan program yang dijalankan, tentunya tidak melenceng dari apa yang sudah direncanakan, sehingga saat merealisasikan program searah dan setujuan dengan Disdikporapar Kabupaten Banyuasin.
Yusuf juga meminta kepada kepala sekolah untuk tidak percaya dengan hal-hal yang dapat merusak dunia pendidikan. Seperti, bila ada orang yang mengaku akan memberikan bantuan atau sejenisnya, harus diteliti dahulu, kalau perlu langsung hubungi Bidang Pembinaan SMP di Disdikporapar.
“Yang penting bila ada persoalan harus melakukan koordinasi jangan sampai mengambil langkah sendiri. Kerjasama antarsekolah, antarguru, antar kepala sekolah, dan Dinas Pendidikan harus dijaga jangan sampai terputus,” pungkas dia.
Sementara Kepala Bidang Pembinaan SMP, Basuni, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/9), mengatakan, dirinya mengajak semua elemen satuan pendidikan SMP agar memiliki motivasi tinggi untuk membangun pendidikan, khususnya SMP, di Kabupaten Banyuasin. Sehingga, sekolah bisa lebih baik dan lebih berkualitas.
“Bidang Pembinaan SMP siap melayani semua kebutuhan satuan pendidikan tanpa terkecuali, hanya saja perlu dilakukan koordinasi dan satu persepsi dalam membangun pendidikan di Banyuasin, karena demi kepentingan anak kita semua,” ujar dia. #tio