Belum Diresmikan, Flyover Keramasan Sudah Dicoret-coret

205
VANDALISME---Kondisi menyedihkan FO Keramasan yang sudah dicorat-coret tangan jahil, padahal belum diresmikan. Foto diambil Selasa (8/5/2018). (FOTO : SS1/Mardiasnyah)

Palembang, Sumselsatu.com

Flyover (FO) Simpang Keramasan, Kertapati, Palembang, pembangunanya hampir selesai. Namun sangat disayangkan, fasilitas yang belum diresmikan ini sudah menjadi korban aksi vandalisme orang tak bertanggungjawab hingga menjadi kotor akibat coretan cat semprot.

Dari pantauan wartawan SumselSatu.com, Selasa (8/5/2018), terlihat di bagian dinding dan aspal jalan FO Keramasan penuh dengan coretan cat semprot berbagai warna. Tak hanya itu, ketika berada di atas pun banyak muda-mudi asyik nongkrong di tengah jalan FO, padahal seharusnya belum boleh ada kendaraan dan orang melintasi jembatan layang ini sebelum dilakukan uji tes dan peresmian.

Saat dikonfirmasi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 14 proyek fly over Simpang Keramasan, Darwis melalui Asisten PPK 14 Andre Budi Lukito menjelaskan, pihaknya telah mengetahui ada pencoretan yang dilakukan orang di badan jembatan dan aspal FO.

Dia menduga, aksi coret-coret ini dilakukan sejumlah pelajar yang sedang merayakan kelulusan sekolah. “Ya, kalau dilihat dari banyaknya warna mungkin ini waktu perayaan kelulusan dan mereka merayakanya di atas FO,” kata Andre saat ditemui di kantornya.

Menurut Andre, sebenarnya FO Keramasan belum boleh dilalui karena masih akan dilakukan tahap pengujian oleh tim Lab Fungsi dari Jakarta, dan terakhir dilakukan serah terima pertama atau provisional hand over (PHO) antara kontraktor pelaksana dan PPK, bila masa pemeliharaan berakhir, maka dilakukan final hand over (FHO) atau serah terima akhir.

“Proses ini rencananya akan dilakukan sebelum bulan puasa, sekarang tinggal menunggu tim uji Lab Fungsi dari Jakarta. Setelah dua proses ini selesai, baru FO bisa dilewati,” ujarnya.

Andre menambahkan, sebenarnya pihaknya dan pihak kontraktor pembangunan FO sudah memasang barier beton setinggi satu meter untuk menutup akses FO. Namun entah bagaimana penutup ini selalu saja bisa terbuka dan kembali dilalui masyarakat.

Andre Budi Lukito

“Jika pencoretan ini terus terjadi, kita akan mengambil langkah tegas dengan melaporkannya pada pihak berwajib. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera agar pencoretan tidak terjadi lagi,” tegas Andre.

Terhadap coretan yang ada saat ini, Andre mengatakan, coretan itu ditutup dengan melakukan pengecatan ulang, akan tetapi pengecatan dilakukan setelah semua pengerjaan pembangunan FO selesai.

Terkait pekerjaan, menurut Andre, progres FO Keramasan sudah 97 persen. Sekarang pihaknya sedang mengerjakan pengaspalan di jalan samping dan bawah flyover. “Setelah pengaspalan ini kami akan lakukan finishing dengan pembersihan dan juga perapian taman Keramasan, dan insya Allah akhir Mei atau Lebaran ini FO Keramasan sudah bisa dilalui,” tutupnya. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here