Palembang, SumselSatu.com
Dari lima pasien yang diduga mengidap penyakit Difteri yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Muhammad Hoesin, satu pasien negatif dan diperbolehkan pulang. Sedangkan dua pasien lainnya saat diperiksa di laboratorium salah satu pasien terbukti positif mengidap penyakit Difteri.
“Satu hasil laboratorium positif Difteri dan tinggal menunggu hasil kulturnya saja dan satu pasien lagi masih diperiksa laboratorium dan kulturnya,” kata Ferry Yanuar, koordinir tim kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dari Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).
Untuk langkah selanjutnya yang akan diambil, lanjut Ferry, pihaknya telah melakukan koordinasi dan juga mendata seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel bagaimana dan upaya peningkatan cakupan imunisasi.
“Kita sekarang akan mendata dan melakukan koordinasi upaya peningkatan cakupan imunisasi di Sumsel,” ungkapnya.
Ferry menambahkan, jika cakupan imunisasi di Kabupaten/Kota masih rendah, pihaknya akan melakukan sosialisasi tentang penyakit menular yakni difteri dapat dicegah melalui imunisasi kepada masyarakat, terutama masyarakat di daerah pengairan yang sering diabaikan.
“Kita akan melakukan sosialisasi menyeluruh terutama di daerah pengairan karena perilaku hidup bersih dan sehat. Kami menghimbau agar masyarakat tidak lupa imunisasi itu yang penting agar tidak terkena Difteri,” tukasnya. #ard