Palembang, SumselSatu.com
Sebanyak 13 tim putra dan tujuh tim putri akan mengikuti cabang olahraga (cabor) futsal pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017. Jumlah ini meningkat dari Porprov Lubuk Linggau tahun 12 yang hanya berjumlah 12 tim untuk putra. Sementara futsal putri baru dipertandingkan di Porprov tahun ini.
Ketua Panitia Pelaksana Cabor Futsal Islah Taufik Effendy mengatakan, untuk tim putra akan diramaikan tim PALI, OKU, Banyuasin, Empat Lawang, Musi Rawas, Ogan Ilir, Lubuk Linggau, Lahat, Muba, OKI, Pagaralam, Palembang, serta Prabumulih.
“Jumlah peserta alami peningkatan dari sebelumnya Porprov X di Lubuk Linggau 2015 di mana total 12 kontingen. Untuk kategori putri turut dimeriahkan, PALI,, Banyuasin, Mura, Lubuk Linggau, Muba, OKI, serta Palembang. Untuk kategori putri ini baru kali pertama futsal diperlombakan,” kata Islah Taufik, Senin (13/11/2017).
Untuk kandidat juara, Islah mengaku sulit memprediksi karena kekuatan tim merata. Pada Porprov 2015 tim putra Palembang berhadapan dengan Muba. Namun kali ini kekuatan tim sudah tersebar. Dia menambahkan, sejauh ini proses administrasi belum tuntas. Masih ada beberapa kontingen belum menyertakan persyaratan administrasi atlet seperti kartu tanda penduduk (KTP), dan kartu keluarga (KK).
“Kalau usia saya kira tidak ada masalah semua di bawah kelahiran 1998. Kita berharap semua beres besok (hari ini-red). Karena 16 November kita sudah technical meeting di Hotel Anuegrah dan 19 November digelar laga perdana,” tutur dia.
Islah juga menyoroti masalah Lapangan Bima Futsal sebagai venue pertandingan, dinilai masih kurang layak.
“Kami sudah meninjau lokasi, masalahnya Lapangan Bima belum ada ruang ganti pemain. Selain itu, tidak memiliki ruang istirahat wasit dan pemimpin pertandingan. Ya, namun jika KONI Sumsel sebagai pihak penyelenggara tetap ingin melaksanakan di Bima, ya tidak apa-apa,” tukas dia. #ard