Distributor Diminta Tak Hambat Distribusi Pangan

KUNKER----Komisi IV DPR RI saat kunker di Kantor Bulog Sumsel, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa (21/5/2019). (FOTO: SS1/YANTI).

Palembang, SumselSatu.com

Komisi IV DPR RI meminta kenaikan harga pangan pada Bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri tidak lebih dari 10 persen.

“Kami minta Satgas Pangan terus monitor, jangan sampai harga naik,  distributor kami minta agar tidak menghambat distribusi.  Karena barangnya ada,” ujar Ketua Tim Kunker Komisi IV DPR RI  Darori Wonodipuro  di Kantor Bulog Sumsel, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa (21/5/2019).

“Barang yang ada disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. Maksimal kenaikan 10 persen.  Harapan kita harga stabil,” tambahnya.

Sebelumnya Darori mengatakan, kunjungan kerja (Kunker) bertujuan memonitor perkembangan harga pangan mendekati Lebaran.

“Berdasarkan laporan dari Bulog, stok pangan dan semuanya cukup dan masih harga stabil. Hanya saja distribusi yang terhambat,” katanya.

Dia mengungkapkan,  ada pedagang yang menghambat distribusi barang. Pihaknya meminta Satgas Pangan melaksanakan tugasnya.  Mengawasi perkembangan harga. Jangan sampai masyarakat dirugikan.

“Sebagai contoh, kalau bawang mulai berkurang,  distributornyo harusnya segera disalurkan. Jangan sampai stoknya berkurang,  sehingga harganya naik,” katanya.

Dia mengatakan, harus ada hukuman pidana bagi yang melakukan penimbunan. Jangan hanya bersifat teguran saja.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Mulyana menambahkan,  Bulog tidak diberi izin impor bawang putih.

“Untuk komoditas, di kami akan lakukan operasi pasar kalau ada kenaikan harga.  Kami mensupport pemda dan dinas yang menyelenggarakan pasar murah,” kata Mulyana.

“Untuk suplai kita lancar.  Beras aman. Daging kita siap 120 ton kerbau, siap digelontorkan setiap ada kebutuhan,” tambahnya. #nti 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here