
PALI, SumselSatu.com
Hujan yang turun setiap hari membuat kondisi jalan poros Simpang Raja-Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI makin hancur lebur. PT Musi Hutan Persada (MHP) yang kini tengah melakukan perbaikan jalan tersebut diminta mempercepat pekerjaannya.
Lambannya pekerjaan perbaikan yang dilakukan PT MHP membuat warga gerah. Sejumlah tokoh masyarakat PALI mendesak perusahaan tersebut membangun jalan sendiri, bahkan tak sedikit yang mulai berencana mengerahkan massa untuk menutup jalan tersebut agar tidak dilalui armada angkutan kayu MHP.
“Sudah hampir dua bulan hanya ada beberapa titik yang diperbaiki. Sementara jalan tambah hancur dan putus, hanya mobil double gardan yang bisa menembus jalan itu. Memang cuaca tidak mendukung, tetapi apabila dikerjakan sungguh-sungguh dan menambah pekerja di lapangan, jalan itu tidak akan sehancur seperti sekarang,” tandas Iskandar Sinar Musi, tokoh pemekaran Kabupaten PALI, Kamis (25/4/2019).
Iskandar juga meminta pihak MHP menghentikan sementara aktivitas angkutan kayu perusahaan agar jalan tersebut tak semakin hancur. Sebab, bila kondisi jalan semakin parah, masyarakat yang kena imbasnya.
“Perbaiki dulu jalan itu, kalau sudah selesai silakan lewat lagi. Jangan sampai menunggu hancur baru dilakukan perbaikan, agar semuanya lancar,” tukas Iskandar.
Sementara itu, Erwin Dounovan, perwakilan pihak MHP menyatakan, pihaknya terus berupaya mengebut pekerjaan perbaikan jalan. Hanya saja kendala cuaca yang tidak bersahabat membuat pekerjaan terhambat.
“Kalau untuk menambah jumlah pekerja di lapangan bukan wewenang kami, tetapi kami tetap fokus perbaikan agar sesuai jadwal,” katanya.