Kepsek Diminta Tak Sunat Honor Guru

SIDAK----Wawako Palembang Fitrianti Agustinda saat melakukan sidak ke SD Negeri 226 Palembang, Rabu (28/9/2019). (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Wakil Walikota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda menyatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Palembang terus berupaya meningkatkan honor bagi para guru di SD Negeri yang belum menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Fitrianti juga meminta agar para kepala sekolah (Kepsek) tidak menyunat atau memotong jumlah honor yang diterima tenaga pendidik.

Fitrianti mengatakan hal itu ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SD Negeri 226 Palembang, di Jalan Tegal Binangun, Rabu (28/9/2019).

Sidak dilakukan karena Wawako menerima informasi terjadi pemotongan uang honorer  di sekolah tersebut.

“Saya ingin memastikan bahwa kejadian tersebut (pemotongan honor guru-red). Kami tadi sudah mendiskusikan banyak hal,” kata Fitrianti.

Wawako juga mengatakan, jangan sampai sekolah mengangkat honorer tanpa memberitahu Pemko Palembang. Karena, kemampuan Pemko Palembang untuk membayar honorer sangat terbatas.

“Jangan sampai ada pertambahan guru honor yang tidak memberitahukan Pemerintah Kota Palembang, ini terkait masalah anggaran atau penggajiannya. Jangan sampai mengangkat tanpa sepengetahuan Pemkot Palembang,” kata Fitrianti yang akrab disapa Finda tersebut.

Wawako meminta sekolah segera melapor jika kekurangan guru atau tenaga pendidik.

Finda juga meminta agar guru yang belum menjadi ASN bersabar meski mendapatkan gaji belum layak.

“Saya harap kepada guru honor juga untuk bersabar, karena Pemkot Palembang terus berusaha semaksimal mungkin agar insentif mereka sesuai dengan UMR,” kata Finda yang kader PDI Perjuangan itu. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here