
Palembang, SumselSatu.com
Aliansi Masyarakat Peduli Cagar Budaya (AMPCB) meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) untuk bersama-sama menyelamatkan cagar budaya di Sumsel.
“Ini sangat penting, karena membangun ekonomi tidak membawa kebahagiaan, kesejahteraan, dan kita sudah buktikan pada zaman orde baru. Selama 32 tahun akhirnya kandas, karena terlalu fokus ke ekonomi dan membelakangkan kebudayaan. Apalagi Sumsel dikenal kaya dengan adat dan budaya,” ujar Budayawan Sumsel Vebri Al Lintani.
Vebri menyampaikan hal itu saat AMPCB menggelar rapat bersama Anggota Komisi V DPRD Sumsel, Kamis (10/2/2023). Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis, SH, Wakil Ketua Mgs Syaiful Padli, ST, MM, Anggota Juanda Hanafiah, SH, MM, Hj Rita Suryani, Meri, SPd, Herman dan Alfrenzi Panggarbesi, SSi.
Dari AMPCB diwakili Vebri Al Lintani (Budayawan Sumsel), Dr Dedi Irwanto, MA (Sejarawan Sumsel), Kemas Ari Panji, (Sejarawan Sumsel), Ali Goik (Seniman Sumsel) dan Wahyudi (Mahasiswa Unsri).
Vebri berharap agar ada pertemuan lanjutan guna melindungi cagar budaya di Sumsel.
“Kami berencana melakukan langkah khusus untuk pengerusakan Balai Pertemuan di Palembang. Kami akan melakukan aksi dengan para seniman dan akan menyegel Balai Pertemuan,” katanya.
Sejarawan Sumsel Kemas Ari Panji mendesak Komisi V DPRD Sumsel untuk membentuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Kota di Sumsel, karena TACB hanya ada di tingkat provinsi dan Kota Palembang.
“Kalau ada TACB Kabupaten Kota bisa berkerja dan TACB Provinsi Sumsel tinggal merangkum. Apalagi untuk menjadi TACB harus ikut pendidikan dan latihan (Diklat) dan menunggu undangan dari Kemendikbud. Rata-rata kabupaten kota tidak mengirim karena biaya karena memang tidak dianggarkan dan menunggu undangan,” katanya.
Sejarawan Sumsel Dr Dedi Irwanto mengatakan, pembentuka TACB Kabupaten Kota di Sumsel agar generasi masa kini tidak kehilangan benda-benda cagar budaya yang semakin hari semakin hilang.
“Apalagi sekarang tempat cagar budaya menjadi tempat strategis. Jangankan di Kota Palembang, di kota lain seperti itu,“ katanya.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli memastikan pihaknya akan mendorong pembentukan TACB Kabupaten Kota di Sumsel.
“Komisi V mengajak Kemendikbud hadir di Sumsel untuk memberikan pelatihan guna pembentukan TACB Kabupaten Kota di Sumsel,” katanya. #Fly