Palembang, SumselSatu.com
Pemerintah Kota Palembang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Palembang di Hotel Aryaduta, Selasa (20/3/2018). Dalam acara tersebut, Pemkot Palembang memprioritaskan 5 program yakni pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, pembangunan infrastrktur yang merata, penegakan hukum dan menjaga stabilitas keamanan untuk meningkatkan perekonomian.
Pjs Walikota Palembang Ahmad Najib mengatakan, dalam Musrenbang ini adalah bagaimana menampung aspirasi masyarakat. Oleh sebab itu, juga doundang DPRD Kota Palembang.
“Kita akan sinkronkan program dari pemerintah pusat dan provinsi. Selain itu harus dibuat perencanaan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang untuk pemerataan pembangunan,” ujarnya.
Najib menuturkan, pelaksanaan Asian Games di Palembang dapat meningkatkan perekonomian di Palembang. Pasalnya, tamu yang datang ke Palembang nantinya banyak dari 45 negara Asia. “Mereka disini akan belanja. Jadi perekonomian masyarakat juga akan meningkat,” ucap Najib.
Menurutnya, angka IPM di Palembang tertinggi jika dibandingkan dengan kabupaten/kota di Sumsel. Bahkan Palembang mendapat urutan kedua sebagai kota layak huni.
“Tapi ada masalah yang harus pecahkan bersama yakni masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” beber Najib.
Mengenai program pembangunan, Najib mengungkapkan, tidak bisa hanya mengandalkan dana dari APBD Kota Palembang. Sehingga Pamkot Palembang harus menggandeng pihak ketiga.
“Untuk pembangunan yang kita prioritaskan adalah menata daerah kumuh, membangun penerangan jalan, perbaikan jalan. Selain itu, kita juga minta partisipasi masyarakat agar mendukung program pemerintah, misalnya dengan tidak membuang sampah disungai. Peran masyarakat juga sangat penting,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Bapeda Kota Palembang Harrey Hadi menuturkan, Musrenbang ini sebagai strategi dalam RPJMD 2019.
“Kebijakan yang dilakukan ke depan harus lebih tajam. Dalam melanjutkan Palembang EMAS, masalah kemiskinan dan pengangguran menjadi salah satu prioritas yang harus ditanggulangi bersama,” katanya.
Hadi menambahkan, untuk pendanaan pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD Kota Palembang. Namun juga berasal dari APBD provinsi dan APBN. “Prioritas kita pada Musresbang kali ini adalah pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur yang merata, supervisi hukum dan menjaga stabilitas keamanan,” pungkasnya. #nti