Palembang, SumselSatu.com
Pemerintah Kota (Pemko) Palembang resmi mengakhiri masa “imbauan manis” terkait persoalan sampah. Penegakan disiplin yang lebih ketat dengan sanksi hukum bagi warga yang masih nekat membuang sampah sembarangan siap diterapkan.
Walikota Ratu Dewa menegaskan bahwa pendekatan persuasif selama ini harus diperkuat dengan efek jera. Ia menginstruksikan penguatan landasan hukum melalui revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2020.
“Ke depan kita akan terapkan sanksi tegas. Ini bukan lagi sekadar imbauan, tapi langkah nyata untuk menciptakan efek jera bagi siapa pun yang merusak kebersihan kota,” ujar Ratu Dewa.
Dewa menyampaikan hal itu dalam rapat koordinasi intensif bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di Rumah Dinas Walikota, Selasa (15/4/2026)
Untuk merealisasikan hal ini, deadline ketat pun diberlakukan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH): Diberi waktu 3 hari untuk menyusun draft revisi Perwali. Sementara bagian Hukum Setda diberi waktu 26 hari untuk merampungkan kajian yuridis agar aturan ini memiliki “taring” yang kuat di lapangan.
Sadar bahwa penegakan hukum harus dibarengi dengan solusi, Pemko Palembang juga tancap gas dalam penyediaan infrastruktur. Ratu Dewa memerintahkan DLH untuk memetakan kebutuhan tong sampah di seluruh kecamatan dan kelurahan dalam waktu 2 hari.
Tujuan untuk menghilangkan alasan klasik warga tentang minimnya tempat sampah, sekaligus menutup celah bagi masyarakat untuk membuang sampah ke sungai atau pinggir jalan.
Selain regulasi dan fasilitas, peran Camat kini menjadi krusial. Ratu Dewa meminta para pemimpin wilayah untuk menjadi garda terdepan dalam mengedukasi warga.
Masyarakat diminta mengubah pola pikir tentang pengelolaan sampah dari sumbernya dan memastikan fasilitas yang diberikan dijaga dan digunakan dengan benar.
Melalui integrasi antara penegakan hukum (punishment), penyediaan fasilitas (infrastructure), dan edukasi publik (education), Pemko Palembang optimistis volume sampah dapat ditekan secara signifikan.
“Kita ingin membangun budaya disiplin dan tanggung jawab bersama. Palembang bersih bukan hanya tugas pemerintah, tapi kebanggaan kita semua,” kata Ratu Dewa. #hms










