
Palembang, SumselSatu.com
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Palembang terus dikebut. Saat ini, progres pembangunan fasilitas modern tersebut telah mencapai 85 persen dan optimistis bisa rampung sepenuhnya pada Oktober 2026 mendatang.
Informasi tersebut disampaikan oleh Walikota Palembang Ratu Dewa, saat mendampingi Wakil Ketua Ombudsman RI beserta jajaran dan Ketua Ombudsman Sumatera Selatan meninjau langsung lokasi proyek di Jalan Mayor Jenderal Satibi Darwis, Kamis (21/5/2026).
Ratu Dewa menjelaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal (on schedule). Pihak kontraktor menerapkan sistem pengerjaan secara paralel untuk memastikan target penyelesaian tidak meleset.
“Progres secara keseluruhan sudah 85 persen dan sejauh ini masih sesuai schedule. Mohon doanya agar target Oktober bisa selesai tepat waktu,” ujar Ratu Dewa, yang saat itu meninjau lokasi dengan mengenakan helm dan rompi keselamatan.
Dalam kunjungan tersebut, manajemen PT Indo Green Power (IGP) selaku pengelola proyek memaparkan berbagai aspek strategis secara rinci. Beberapa poin krusial yang dibahas antara lain strategi meminimalkan potensi dampak bau dari aktivitas pengolahan sampah, rencana pemberdayaan UMKM di sekitar lokasi proyek, dan komitmen penyerapan tenaga kerja lokal secara optimal.
Ratu Dewa menambahkan, kehadiran Ombudsman RI memberikan banyak masukan konstruktif untuk menyempurnakan proyek strategis ini. Bahkan, hal-hal detail yang berpotensi menjadi kendala di kemudian hari turut dibahas bersama.
“Semuanya dipertanyakan. Banyak masukan, bahkan hal-hal kecil juga dibahas. Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah kota dan pengelola,” tuturnya.
Pemerintah Kota Palembang berkomitmen penuh untuk mengawal proyek ini hingga tuntas. Kehadiran PSEL diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang tidak hanya memodernisasi tata kelola sampah di Palembang, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa pasokan energi listrik bagi masyarakat. #ari









