Borong Medali di Piala Gubernur Lampung, Owner GTA Palembang: Jangan Cepat Puas!

MEDALI---Atlet Sumsel memborong medali pada Kejuaraan Piala Gubernur Lampung yang berlangsung pada 15–17 Mei 2026 di GSG Universitas Lampung. (FOTO: SS 1/IST).

Palembang, SumselSatu.com

​Atlet-atlet Global Taekwondo Academy (GTA) Palembang sukses mencatatkan prestasi gemilang dalam Kejuaraan Piala Gubernur Lampung yang berlangsung pada 15–17 Mei 2026 di GSG Universitas Lampung. Bertanding di berbagai kategori, kontingen GTA Palembang membawa pulang rentetan medali emas, perak, dan perunggu.

​Owner GTA Palembang Ryzki memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan keras seluruh atlet yang telah mengharumkan nama klub di arena pertandingan.

​”Selamat untuk semua atlet yang sudah bertanding. Saya sangat bangga atas pencapaian ini. Bagi yang belum mendapatkan medali, jangan menyerah. Tetap semangat dan terus berlatih,” ujar Ryzki.

​Dominasi atlet GTA Palembang terlihat di berbagai kelas yang dipertandingkan, baik di kategori prestasi maupun pemula. Pada
​Kategori Senior, medali emas berhasil disabet oleh Ryzki Oer, disusul Amel yang menyumbangkan medali perak. Sementara itu, Raisa harus terhenti setelah melalui laga yang cukup ketat.

Sementara ​Kategori Junior & Cadet, Eky dan Arya sukses mempersembahkan medali emas di kelas junior, sedangkan Pandu membawa pulang perunggu. Pada kategori cadet dan pra-cadet, Ragil sukses meraih emas, Felisa meraih perak, dan Qyara mengamankan perunggu.

​Kategori Pemula, potensi besar juga ditunjukkan oleh para atlet pemula. Dyko meraih emas di kategori junior, disusul Razqha yang menyabet emas di kelas pra-cadet. Sementara Edzio dan Nawaf masing-masing menyumbangkan medali perak.

​Meski belum berhasil membawa pulang medali, penampilan kompetitif juga ditunjukkan oleh Dimas dan Raisa yang mampu menembus babak perempat final sebelum kalah tipis dengan skor 2-1 setelah melalui laga sengit.

​Ryzki menilai, pencapaian manis di Lampung ini menjadi modal penting sekaligus bahan evaluasi bagi GTA Palembang untuk menghadapi agenda besar berikutnya, yakni event MOKS 7.
​Ia menegaskan agar para atlet tidak cepat berpuas diri dengan hasil yang ada, melainkan harus menjadikannya cambuk motivasi untuk tampil lebih matang.

​”Secara umum, saya berharap pada event MOKS 7 yang akan datang, GTA Palembang mampu tampil jauh lebih baik lagi. Hasil ini harus menjadi motivasi, bukan membuat kita cepat puas,” tegas Ryzki.

​Bagi Ryzki, esensi dari sebuah kejuaraan bukan sekadar membawa pulang medali, melainkan bagaimana membentuk mental bertanding, kedisiplinan, serta keberanian atlet untuk terus berkembang. Oleh karena itu, pihak manajemen GTA Palembang akan terus memperkuat pembinaan di tingkat usia dini dan pemula sebagai langkah regenerasi atlet yang berkelanjutan.

​”Yang paling penting adalah proses. Anak-anak harus terus latihan, disiplin, dan percaya diri. Menang atau kalah adalah bagian dari perjalanan, tetapi semangat untuk menjadi lebih baik tidak boleh berhenti,” katanya. #rel

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here