Perkuat Mutu Lulusan, Universitas Tridinanti dan Universitas Malahayati Bersinergi Terapkan Pembelajaran Berbasis OBE

FOTO BERSAMA---Mahasiswa FEB Unanti Palembang foto bersama usai kunjungan ke Universitas Malahayati Bandar Lampung, Senin (20/7/2026). (FOTO: SS 1/IST).

Palembang, SumselSatu.com

Dalam upaya mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di pasar kerja global, Universitas Tridinanti (Unanti) Palembang dan Universitas Malahayati Bandar Lampung sepakat memperkuat kolaborasi strategis. Sinergi kedua perguruan tinggi swasta ini difokuskan pada pengoptimalan penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) melalui pendekatan komplementer yang memadukan kekuatan tata kelola mutu dan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).

​Langkah kolaboratif ini mengemuka dalam studi banding dan evaluasi bersama terkait efektivitas implementasi OBE yang digelar di Bandar Lampung, Selasa (20/7/2026). Melalui pendekatan OBE, proses pendidikan difokuskan pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) yang terukur secara objektif, sehingga mahasiswa tidak sekadar mengejar nilai akademik (IPK), tetapi benar-benar menguasai keterampilan praktis, daya kritis, serta karakter profesional.

Rektor Universitas Malahayati Dr dr Achmad Farich, MM, mengatakan, penerapan pendekatan OBE terus menjadi perhatian berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Melalui pendekatan ini, proses pembelajaran dirancang berdasarkan capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) yang terukur, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan,tetapi juga mampu menguasai keterampilan dan sikap profesional.

“Penerapan OBE menuntut kita untuk menggeser paradigma dari sekadar transfer pengetahuan menjadi penguasaan kompetensi nyata. Di Universitas Malahayati, kami mendorong mahasiswa terjun langsung melalui proyek industri, magang, dan kegiatan kewirausahaan. Kolaborasi dengan Universitas Tridinanti ini menjadi momentum penting untuk saling melengkapi, sehingga pengalaman praktis yang didapat mahasiswa tetap berdiri di atas fondasi penjaminan mutu yang kokoh,” ujar Achmad Farich.

Dia menambahkan, mengimplementasikan OBE melalui pembelajaran yang lebih aplikatif. Mahasiswa didorong untuk mengikuti berbagai proyek, praktik lapangan,kegiatan kewirausahaan, dan kolaborasi dengan dunia industri sebagai bentuk penerapan kompetensi yang telah dipelajari di kelas. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama tim, dan penyelesaian masalah.

Hasil studi banding menunjukkan bahwa penerapan OBE di kedua perguruan tinggi memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Mahasiswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan akademik, sementara dosen lebih terarah dalam merancang metode pembelajaran dan sistem penilaian berdasarkan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Selain itu, evaluasi pembelajaran dilakukan secara berkesinambungan sebagai dasar perbaikan kualitas pendidikan.

“Perbedaan implementasi di kedua universitas justru menjadi contoh bahwa OBE dapat diterapkan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing institusi,” katanya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Tridinanti Dr M Ima Andriyani, SE, MSi, menyoroti pentingnya penguatan sistem internal dan integrasi kurikulum yang terukur agar setiap proses akademik memenuhi standar kualitas pendidikan tinggi.

​”Kunci utama efektivitas OBE ada pada konsistensi penjaminan mutu dan kesiapan para dosen dalam merancang asesmen yang autentik. Universitas Tridinanti berfokus pada penguatan kurikulum berbasis capaian dan evaluasi berkelanjutan. Melalui sinergi bersama Universitas Malahayati, kami optimistis dapat menggabungkan ketajaman sistem mutu akademik dengan praktik lapangan yang kaya, sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar siap pakai di dunia kerja,” ungkap Ima Andriyani.

Ditambahkannya, Universitas Tridinanti Palembang menitikberatkan implementasi OBE pada penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, peningkatan sistem penjaminan mutu, serta evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan.

“Melalui langkah tersebut, universitas berusaha memastikan bahwa seluruh kegiatan akademik berjalan sesuai standar pendidikan tinggi dan mendukung peningkatan kualitas lulusan,” katanya.

Kombinasi Dua Strategi Unggulan

​Hasil analisis bersama menunjukkan bahwa implementasi OBE di kedua institusi membawa dampak positif yang signifikan. Mahasiswa bertransformasi dari pembelajar pasif menjadi pembelajar aktif (active learners). Di sisi lain, para tenaga pengajar semakin terstruktur dalam menyusun modul serta rubrik penilaian objektif berbasis Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL).

​Perbedaan gaya implementasi kedua universitas justru menjadi kekuatan utama dalam kolaborasi ini. ​Universitas Tridinanti Palembang unggul dalam penguatan tata kelola akademik, penjaminan mutu internal, serta sistem evaluasi capaian terstruktur.

​Universitas Malahayati menonjol dalam pembelajaran aplikatif, kolaborasi sektor industri, dan pengembangan keterampilan interpersonal mahasiswa melalui simulasi lapangan.

​Guna menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), sinergi Tridinanti–Malahayati juga menyepakati sejumlah langkah strategis ke depan, di antaranya menyelenggarakan program pertukaran mahasiswa, riset bersama, serta benchmarking berkala antar-dosen.

Melibatkan praktisi dan alumni secara aktif untuk memperbarui Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) agar tidak cepat usang (obsolete). Mengembangkan sistem informasi akademik yang mampu merekam pelacakan ketercapaian CPL (CPL Tracking System) mahasiswa secara otomatis dari semester ke semester.

​Sinergi antara Universitas Tridinanti dan Universitas Malahayati ini diharapkan menjadi percontohan ideal bagi perguruan tinggi lain di Indonesia dalam mengadaptasi kurikulum OBE yang fleksibel, berkualitas, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

Disusun Oleh:

1. Nadira Dwita Anggraini (2301110083)

2. Rahma Dini (2301110097)

3. ⁠Nunur Oktavianti (2301110104)

4. ⁠Shella Oktaviana (2301110015)

5. Sarah Aqila (2301110019)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here