6.045 KK di Sumsel Segera Nikmati Listrik

KUNJUNGAN KERJA---Gubernur Sumsel menerima kunjungan kerja General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (18/8/2026). (FOTO: HUMAS PEMPROV SUMSEL).

Palembang, SumselSatu.com

Sebanyak 6.045 kepala keluarga (KK) di 14 kabupaten/kota Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera menikmati aliran listrik menyusul kepastian anggaran Program Listrik Masuk Desa (Lisdes) dari APBN.

Kepastian ini mengemuka saat Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru menerima kunjungan kerja General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) beserta jajaran, di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (18/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemprov Sumsel dan PLN untuk menuntaskan Program Listrik Masuk Desa (Lisdes) serta pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di Bumi Sriwijaya.

General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar mengungkapkan, anggaran program listrik desa untuk 118 titik lokasi di Sumsel telah resmi tersedia. Dari jumlah tersebut, 98 titik ditargetkan rampung pada Desember 2026 hingga Maret 2027.

Alhamdulillah, anggaran program listrik desa sudah keluar, Pak Gubernur. Dari 118 titik lokasi tersebut, Insya Allah sebanyak 98 titik akan selesai dikerjakan pada Desember 2026 atau sampai Maret 2027,” ungkap Diksi.

Ia merinci, 98 dari 118 titik tersebut secara teknis sudah dapat langsung dikerjakan, sementara 20 titik lainnya masih memerlukan penyesuaian karena berada di kawasan hutan lindung serta menghadapi tantangan akses jalan.

Melalui program tersebut, lebih dari 6.045 pelanggan di 14 kabupaten yang sebelumnya belum menikmati aliran listrik akan segera mendapatkan sambungan listrik dalam waktu dekat.

“Untuk menyukseskan ini, kami tentu sangat membutuhkan informasi dari perangkat desa, termasuk jika ada titik-titik lokasi yang belum masuk dalam daftar agar bisa segera diinformasikan kepada kami. Kemudahan proses kami di lapangan ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan Pemprov Sumsel,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Herman Deru menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mendukung percepatan elektrifikasi hingga menjangkau pelosok desa. Ia menyebut, koordinasi dan komunikasi yang intensif menjadi kunci utama mempercepat pemerataan akses listrik, terutama menghadapi tantangan geografis maupun regulasi kawasan.

“Kita akan dorong penuh, ya. Yang penting komunikatif saja. Mengingat masyarakat juga belum sepenuhnya mengetahui kendala yang ada, seperti wilayah yang berada di kawasan hutan lindung. Oleh sebab itu, kita perlu terus membangun komunikasi yang baik,” ujar Herman Deru.

Dari total 3.258 desa dan kelurahan di Sumsel, wilayah yang belum tersentuh aliran listrik kini tersisa kurang dari satu persen atau sekitar 21 desa. Kendala utama di lapangan umumnya disebabkan kondisi geografis terpencil, jarak jaringan yang mencapai 20 hingga 30 kilometer, hingga status wilayah yang masuk kawasan hutan produksi, hutan lindung, maupun taman nasional.

Herman Deru turut menginstruksikan para bupati, camat, kepala desa, hingga tingkat RT dan RW untuk proaktif mendampingi kelancaran pengerjaan di lapangan, mengingat sejumlah wilayah memiliki medan menantang, termasuk akses yang harus ditempuh melalui jalur perairan seperti di wilayah Sungai Pasir.

“Untuk kawasan hutan, kita proaktif segera mengurus izin pinjam pakainya ke Kementerian Kehutanan yang kini tinggal menunggu turunnya saja. Kita harapkan kerja yang simultan dan sinergi dari seluruh pihak, mulai dari pemkab, kecamatan, hingga desa untuk membantu PLN menyelesaikan program Lisdes ini,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyinggung keberhasilan penanganan 54.000 sambungan di Kabupaten Musi Banyuasin, di mana jalur kabel sepanjang 900 kilometer telah diambil alih (take over) oleh PLN. Terkait potensi kendala tegangan akibat panjangnya jaringan kabel, ia meminta masyarakat bersabar karena penambahan transformator dan penguatan infrastruktur kelistrikan akan dilakukan PLN secara bertahap.

“Mari kita dukung bersama agar kerja PLN ini bisa lebih cepat, sekaligus menjawab pembuktian bahwa Sumatera Selatan sebagai lumbung energi benar-benar dinikmati secara nyata oleh masyarakatnya,” kata Herman Deru. #fly

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here