
Palembang, SumselSatu.com
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mencatat sebanyak 161 SPBU di wilayahnya telah dikenakan sanksi sepanjang Januari hingga 3 September 2026. Sanksi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi yang dinilai tidak sesuai ketentuan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi menjelaskan bahwa pengawasan terhadap seluruh SPBU di wilayah Sumbagsel dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen perusahaan menjaga penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.
“Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan di seluruh SPBU. Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM subsidi, kami akan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Rusminto.
Berdasarkan data per 3 September 2026, sanksi paling banyak dijatuhkan kepada SPBU di Provinsi Lampung dengan 69 unit, disusul Sumatera Selatan 34 unit, Kepulauan Bangka Belitung 31 unit, Jambi 17 unit, dan Bengkulu 10 unit.
Rusminto menegaskan, pemberian sanksi bukan semata langkah penindakan, melainkan juga bagian dari pembinaan terhadap lembaga penyalur agar operasional SPBU kembali sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam prosesnya, Pertamina Patra Niaga disebut terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperkuat pengawasan di lapangan.
Pengawasan dilakukan melalui sejumlah mekanisme, di antaranya pemantauan transaksi, digitalisasi lewat Program Subsidi Tepat, verifikasi QR Code dan data kendaraan, hingga pemantauan langsung aktivitas operasional di SPBU.
Menutup keterangannya, Rusminto mengimbau seluruh SPBU di Sumbagsel untuk menjalankan penyaluran BBM subsidi sesuai prosedur, sekaligus mengajak masyarakat turut mengawasi. Ia menyebut, jika masyarakat menemukan indikasi penyalahgunaan atau kendala pelayanan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135.
Pertamina Patra Niaga memastikan pengawasan dan evaluasi terhadap lembaga penyalur akan terus dilakukan secara berkala guna menghadirkan layanan energi yang aman, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan bagi masyarakat Sumbagsel. #fly









