Agar Tak Terjadi Lonjakan Kasus Covid, Tetap Patuhi Protkes

45
H M Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM (FOTO: DOK.SS1)

Palembang, SumselSatu.com

Pemerintah RI telah merencanakan akan melakukan vaksinasi guna membuat kebal terhadap Virus Corona. Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Protkes) pencegahan penyebaran Virus Corona agar angka kasus penyakit akibat serangan virus tersebut tidak semakin bertambah.

“Sembari kita menunggu pemerintah melakukan vaksinasi, Gerakan 3M tetap harus digalakkan,” ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel H M Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM, Humat (18/12/2020).

Gerakan 3M yang dimaksud adalah memakai masker saat beraktivitas di ruang publik dan bertemu orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, dan menjaga jarak fisik dengan orang lain serta menghindari kerumunan.

“Kami meminta agar masyarakat Sumsel tetap mematuhi protokol kesehatan, agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Sumsel,” kata Giri Ramanda.

“Kita juga berterima kasih, Pak Jokowi menyediakan vaksin gratis bagi Rakyat Indonesia,” tambah Giri yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumsel itu.

Bukti Negara Hadir

Sebelumnya, pada Rabu (16/12/2020), dalam siaran persnya, PDI Perjuangan menyambut baik keputusan Presiden Jokowi yang mengratiskan vaksin untuk masyarakat.

“Keputusan vaksin untuk masyarakat gratis mengharukan dan menunjukkan negara hadir. Apa yang diputuskan oleh Presiden Jokowi menunjukkan bagaimana melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia ditunjukkan dijalankan dengan baik,” ujar Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

“PDI Perjuangan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap seluruh program kerakyatan pemerintah” tambah Hasto.

Dia menyampaikan, pandemi Covid-19 telah mendorong PDI Perjuangan melalui struktur partai, legislatif, para kepala dan wakil kepala daerah untuk menggelorakan gotong royong nasional, mendorong kebijakan relokasi anggaran, dapur umum, pembagian alat pelindung diri, dan juga gerakan menanam tanaman yang bisa dimakan. Partai menjadikan kantor partai sebagai pusat gerak kemanusiaan partai.

“Pemberian vaksin secara gratis diharapkan diprioritaskan untuk kelompok rentan, dan pelaku ekonomi kerakyatan, seperti pedagang pasar. Selain itu para tenaga pengajar, tenaga medis serta upaya mendorong bekerjanya transportasi umum juga diprioritaskan,” kata Hasto.

“Dengan demikian daya dorong vaksin selain membentengi masyarakat, juga diprioritaskan bagi pergerakan ekonomi nasional,” tambahnya.

Dia mengatakan, PDI Perjuangan berharap, dengan momentum vaksin gratis, akan semakin membangkitkan optimisme nasional bahwa pandemi Covid-19 dapat diatasi bersama-sama

“Fraksi PDI Perjuangan DPR RI melalui Badan Anggaran DPR RI akan memberikan dukungan melalui kebijakan fiskal prorakyat,” kata Hasto. #arf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here