Antisipasi Masuknya Teroris, Brimob Kirim Pasukan ke Perbatasan

42
Pasukan Brimob

Nunukan, Sumselsatu.com – Dalam rangka antisipasi masuknya jaringan teroris ISIS ke wilayah Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia, Brimob Kaltim mengirim pasukan ke Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis, (1/6/2017)

Untuk diketahui, Pulau Sebatik merupakan bagian dari Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Pengiriman pasukan Brimob ke perbatasan ini menyikapi situasi dan isu-isu global yang muncul belakangan, termasuk gejolak yang terjadi di Marawi Filipina.

Di Pulau Sebatik, Pasukan Brimob akan bergabung dengan Kepolisian Sektor Sebatik yang dipimpin oleh AKP Oman Purnama.

“Pengiriman Pasukan Brimob ini merupakan langkah deteksi dini dan antisipasi masuknya kelompok teroris dari Filipina ke Wilayah Indonesia,” jelas Danyon C Pelopor AKBP Henzly Moningkey, SIK, M Si

”Di wilayah Sebatik terdapat suatu perkampungan yang anggota masyarakatnya pernah tinggal di Filipina. Untuk itu kita akan lakukan deteksi dini Guna antisipasi apabila ada anggota masyarakat dari perkampungan tersebut membantu akses masuknya kelompok Teroris ke wilayah Indonesia,” tambahnya.

Rencananya, Pasukan Brimob dari Kompi 3 batalyon C Pelopor bersama dengan Polsek Sebatik akan menggelar patroli laut perbatasan, pembinaan masyarakat pesisir, deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas yang muncul terkait isu global dan nasional.

Dikonfirmasi secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Heri Heryandi, SIK mengatakan apabila memang intensitas gangguannya meningkat, mereka akan menambah pasukan.

“Segala potensi gangguan kamtibmas yang ada, dengan hilir mudiknya nelayan yang ada disana, yang kemungkinan akan dijadikan sarana untuk bergesernya pelarian-pelarian tersebut, otomatis akan dicek,” tambahnya.

Kombes Heri Heryandi juga mengimbau kepada masyarakat agar bersatu dan membantu Kepolisian untuk melawan kelompok-kelompok teroris.

“Saya imbau kepada masyarakat di perbatasan untuk bersatu membantu Kepolisian mencegah masuknya kelompok teroris ke wilayah Indonesia,” tutupnya. (son)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here