Askolani Janji Kembangkan Pengrajin Songket

72
Calon Bupati Banyuasin, Askolani, saat mengunjungi pengrajin songket di Desa Sri Jaye, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Jumat (9/3/2018).

Banyuasin, SumselSatu.com

Calon Bupati Banyuasin Nomor Urut 5 Askolani berjanji, jika dirinya terpilih sebagai Bupati Banyuasin 2018-2023, akan membantu pengrajin songket di kabupaten tersebut.

“Ini baru luar biasa, yang seperti ini perlu kita kembangkan, dengan program nyata Banyuasin Prima, ibu-ibu pengrajin songket ini akan kami jembatani sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usahanya,” ujar Askolani, saat mengunjungi pengrajin songket di Desa Sri Jaye, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Jumat (9/3/2018).

Askolani mengatakan, akan bekerjasama dengan perbankan untuk mengembangkan usaha mikro, petani, dan nelayan.

“Doakan dan dukung kami sebagai Bupati Banyuasin, terpilih maupun tidak terpilih bantuan ini akan tetap berkesinambungan yang dikhususkan untuk para petani, nelayan, dan UKM,” kata Askolani.

Manisa (25), salah satu penenun, mengaku menggeluti kerajinan songket sejak tamat SD. Dia mengatakan, hasil tenunan dijual ke Palembang dengan harga Rp1 juta-Rp1,5 juta per lembar.

“Kami berharap kepada Calon Bupati Banyuasin Pak Askolani- Slamet semoga jika terpilih jadi bupati, kerajinan songket di desa kami ini dapat dilestarikan,” katanya.

Senada dikatakan ibunya, Marhama. Ia dan keluarganya sangat berharap adanya kepedulian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin terhadap usaha kreatif keluarganya.

“Kami akan dukung dan memilih Bapak jika usaha masyarakat di sini dapat difasilitasi dan dibudayakan sebagai pengrajin dari Kabupaten Banyuasin,” kata Marhama. #fri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here