Belajar Sambil Bermain: Oreo Distribusikan Alat Edukatif ke 625 Siswa SD Ogan Ilir

APRESIASI---Muslih Hidayat, Pengawas Kabupaten Ogan Ilir memberikan apresiasi dan dukungan terhadap program OREO Berbagi Seru di Ogan Ilir yang diharapkan dapat menghadirkan dampak nyata dan inklusif bagi generasi penerus bangsa, khususnya di daerah. (FOTO: DOKUMENTASI OREO).

Indralaya, SumselSatu.com

OREO secara resmi meluncurkan program OREO Berbagi Seru di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026), dengan mendistribusikan 270 alat belajar interaktif kepada 625 siswa Sekolah Dasar. Inisiatif ini bertujuan mendorong metode pembelajaran yang menyenangkan sambil memperkuat kemampuan literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris.

Program yang dilaksanakan bersama Indonesia Mengajar ini merupakan wujud dukungan terhadap visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mewujudkan “Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir mendukung penuh inisiatif tersebut sebagai bagian dari fokus peningkatan akses dan kualitas pendidikan.

Muslih Hidayat, Pengawas Kabupaten Ogan Ilir, memuji program tersebut.

“Dengan hadirnya program ini, kami dapat mengupgrade kemampuan para guru di kelas,” kata Hidayat.

Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan kesempatan belajar yang merata, tetapi juga menghadirkan keseruan melalui pendekatan belajar sambil bermain yang penting bagi pemahaman siswa.

Anggya Kumala, Marketing Director Mondelez Indonesia, menerangkan alasan di balik program ini.

“OREO percaya bahwa pembelajaran yang menyenangkan memberikan pengalaman lebih bermakna untuk anak-anak,” ujar Kumala.

Program OREO Berbagi yang dimulai sejak 2024 ini berfokus pada pemberdayaan orang tua, guru, dan komunitas melalui kegiatan edukasi playful learning.

Secara nasional, program tahun ini menyasar 7 kabupaten di 7 provinsi Banten, Jawa Barat, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara, dengan target memberikan manfaat kepada 7.000 siswa. Beberapa lokasi mencakup wilayah 3T dan marginal untuk menjembatani kesenjangan pendidikan.

Di Ogan Ilir, alat belajar seru yang didistribusikan telah disesuaikan dengan kurikulum nasional dan dirancang untuk meningkatkan kemampuan belajar melalui pendekatan interaktif.

Selain distribusi alat belajar, program ini menyelenggarakan pelatihan edukasi selama 19-22 Agustus untuk 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas. Pelatihan untuk guru dirancang menghadirkan filosofi belajar seru dan simulasi penerapannya dalam kegiatan kelas.

Orang tua mendapatkan sesi edukasi tentang perkembangan anak dan cara menciptakan aktivitas belajar interaktif melalui permainan sederhana di rumah. Sementara komunitas didorong untuk berpartisipasi dalam menciptakan ekosistem belajar berkelanjutan di lingkungan sekitar.

Masyarakat dapat mendukung program ini melalui cara sederhana, yaitu pembelian produk OREO. Sebagian dari keuntungan penjualan akan didonasikan untuk menyukseskan penyelenggaraan program OREO Berbagi Seru.

Kumala berharap keseruan program ini memperkuat semangat bersama untuk memberikan pengalaman belajar bermakna.

“Kami berharap anak-anak Indonesia tumbuh menjadi Generasi SERU, mereka yang berkarakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” kata Kumala.

Respon Positif dari Sekolah dan Orang Tua

Ai Resnawati, Kepala SDN 1 Indralaya Selatan mengungkapkan dampak positif metode ini.

“Alat-alat belajar seru dari OREO sangat membantu kami memahami cara belajar yang disukai anak. Mereka jadi lebih aktif bertanya dan terdorong menguasai materi,” kata Resnawati.

Ia mengaku termotivasi untuk mengeksplorasi cara kreatif dalam menghidupkan suasana belajar di kelas.

Erni Yusnita, perwakilan orang tua siswa, berbagi pengalaman serupa.

“Selama ini, belajar di rumah jadi rutinitas yang menantang. Program ini membuka mata saya bahwa belajar tidak harus kaku, bisa dikemas lewat permainan,” ujar Erni.

Menurutnya, ketika anak merasa senang, orang tua juga lebih semangat mengajar sehingga belajar menjadi momen yang dinanti-nantikan. #rel

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here