
Palembang, SumselSatu.com
Pemerintah Kota (Pemko) Palembang membagikan 16.500 lembar masker gratis kepada warga, Senin (24/8/2026) pagi, seiring kualitas udara kota yang kian memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus menebal di sejumlah wilayah.
Aksi tanggap darurat ini dipimpin langsung Walikota Palembang Ratu Dewa, didampingi Komandan Kodim 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, Kepala Kejaksaan Negeri Palembang Mohammad Nasir, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Palembang.
Pembagian masker dipusatkan di tiga titik keramaian lalu lintas kendaraan di kota tertua di Indonesia ini, masing-masing menerima 2.000 lembar: Simpang Charitas yang dikomandoi langsung Walikota Ratu Dewa, simpang lima lampu merah DPRD Sumsel yang dipimpin Asisten I Pemko Palembang Sulaiman Amin, dan simpang lampu merah Flyover Polda Sumsel yang dipimpin Asisten III Pemkot Palembang Ahmad Bastari Yusak.
Selain di tiga titik itu, Pemko Palembang juga menyerahkan masing-masing 500 lembar masker ke Kejari Palembang, Kodim 0418, dan Polrestabes Palembang. Sebanyak 500 lembar masker juga dialokasikan untuk masing-masing 18 kecamatan di Kota Palembang guna menjangkau warga secara lebih merata.
Pembagian masker ini merupakan program Pemkot Palembang di tengah kualitas udara yang kian mengkhawatirkan. Data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Palembang pagi ini tercatat di angka 195, masuk kategori “Tidak Sehat”.
Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, kabut tebal yang mulai berdampak saat ini disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Dampaknya sudah terasa di sektor kesehatan. Data Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat, sejak 1 hingga 21 Agustus 2026, jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mencapai 9.313 kasus.
Ratu Dewa meminta warga lebih waspada dan disiplin menjaga kesehatan, termasuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Ia juga telah memerintahkan seluruh fasilitas kesehatan milik Pemko Palembang untuk siaga penuh.
“Apabila masyarakat mengalami gangguan pernapasan, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan,” ujar Dewa.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan. Lansia, ibu hamil, balita, serta penderita asma, jantung, diabetes, dan TB paru diminta ekstra hati-hati. Jika kondisi darurat, warga diminta segera ke rumah sakit.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak kabut asap. #ari









