BPOM Sidak Makanan di Pasar Sengeti Muaro Jambi

134
Petugas dari BPOM Sidak Makanan di Pasar Sengeti Muaro Jambi

Jambi, Sumsesatu.com – 2 Minggu menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri tahun ini,  pihak pemerintah langsung bergerak cepat untuk membantu melindungi masyarakat dari obat-obatan berbahaya yang terkandung dalam makanan, oleh karena itu Badan Pengawas Obat dan Makanan  (BPOM) Provinsi Jambi, Senin (12/6/2017) turun ambil sampel beberapa jenis makanan olahan di pasar tradisional Sengeti.

Pihak BPOM mengambil sampel makanan olahan yang secarabacak seperti mie, cendol, tahu, dan masih akan berlanju ke jenis – jenis makanan olahan lain nya yang dicurigai sering mengandung bahan berbahaya seperti mengandung perwana tekstil, rodamin B, borak dan formalin

Sampel ini kemudian akan di bawa dan diperiksa langsung ke mobil Laboratorium yang hasil nya bisa langsung diketahui hari itu juga.

Ratna Wita perwakilan dari BPOM Provinsi Jambi, mengatakan Bila setelah dilakukan uji lab terbukti ada bahan berbahaya akan ada tindakan baik itu secara teguran hingga tindakan tegas bagi penjual dan produsennya.

“Maka itu kami juga meminta identitas dari pedagang tesebut, untuk mempermudah pemberian tindakan bila terbukti bahan makanan yang dijual mereka mengandung bahan yang berbahaya.” sampainya.

Ditambahkannya, sebenarnya kewenangan pengecekan bahan pangan siap saji ini adalah ranah Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi untuk tindak lanjut apa yang akan dlakukan bila terdapat bahan makan yang berbahaya.

“Makanya hari ini, kami didampingi juga dari pihak Dinkes Muarojambi, yang hasilnya nanti akan kami rekomendasikan ke Dinkes yang selanjutnya Dinkes lah yang akan mengambil tindakan, yang pasti pembinaan akan pembinaan, bila kelewatan akan ada tindakan ke jalur hukum juga,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya lagi, meski diserahkan ke Dinkes namun untuk pengembangan lebih lanjutnya, BPOM juga punya tim pemeriksaan dan penyelidikan sendiri untuk mencari informasi darimana sumber bahan tersebut didapatkan.

“Yang akan menindaklanjuti daripada bahan-bahan yang dipergunakan pada bahan pangan siap saji ini,” tutupnya. (red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here