Daftarkan Merek di Dinas Perindustrian Sumsel Rp500 Ribu

32
Yeni Febrianti, SSi, MSi, Kasi Pengembangan Teknologi Industri Disperin Sumsel. (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Merek. Biaya pendaftaran Rp500 ribu.

“Jika pembuatan secara umum membayar Rp1,8 juta. Jika pendaftarannya melalui Dinas Perindustrian hanya dengan membayar Rp500 ribu. Pembuatan HKI Merek kami urus sampai selesai,” ujar Yeni Febrianti, SSi, MSi, Kasi Pengembangan Teknologi Industri Disperin Sumsel ketika dibincangi SumselSatu, di ruang kerjanya belum lama ini.

Yeni yang berbicara mewakili Kepala Disperin Sumsel Ernila Rizar menyampaikan, syarat mendaftarkan merek mengisi formulir, melampirkan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), serta memberikan logo merek.

“Pembayaran pendaftaran HKI Merek Rp500 ribu dibayarkan di bank. Setelah ada bukti pembayaran di bank, maka akan kami proses pembuatan HKI Merek-nya di Kanwil Kemenkumham Sumsel,” terang Yeni.

Yeni menyampaikan, membuat HKI merek itu penting bagi IKM. Pasalnya, sesuai peraturan perundang-undangan, menggunakan merek orang lain bisa didenda Rp5 miliar.

“Perlindungan hak kekayaan intelektual itu diatur dalam undang-undang. Pemberian HKI merek tidak boleh nama pahlawan, nama kota. Kalau memenuhi syarat langsung kami proses,” kata Yeni.

Dia juga menyampaikan, setiap tahun ada kuota gratis pendaftaran HKI Merek dari Kementerian Perindustrian. Tahun ini IKM yang sudah difasilitasi kuota gratis 129 IKM. Sedangkan yang sudah mengurus dengan biaya Rp500 ribu ada 40 IKM.

Yeni menambahkan, pihaknua juga memfasilitasi izin usaha menengah kecil.

“Pembuatan izin itu benar-benar gratis. Bawa contoh produk, isi formulir.  Prosesnya cepat cuman lima menit selesai,” kata Yeni.

Disperin Sumsel juga memfasilitasi sertifikasi halal gratis.

“Pengajuannya di sini, kami dikasih kuota 35 tahun ini. Data itu sudah dikirim ke Kemenag Sumsel,” tambahnya.

Ada program Rumah Kemasan. Disperin memfasilitasi pembuatan kemasan tanpa bayar.

“Kemasannya dan logonya. Kami juga kerjasama dengan ruangide.com untuk membantu IKM di Sumsel membuat logo yang menarik,” kata Yeni Febrianti. #nti

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here