
Palembang, SumselSatu.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) siap memperjuangkan alokasi anggaran operasional Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang ada di Kota Palembang.
“Pemerintah Kota Palembang sudah menganggarkan uang transportasi sebesar Rp100 ribu per bulan untuk Posyandu. Saya akan mengusulkan dana tambahan dari Pemerintah Provinsi Sumsel,” ujar Koordinator Reses Tahap 1/2024 DPRD Sumsel Dapil Sumsel 1 Hj Dr R A Anita Noeringhati, SH, MH.
Hal itu disampaikan Anita saat melaksanakan Reses Tahap 1/2024 di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pakjo di Jalan Inspektur Marzuki, Senin (29/1/2024).
Selain itu, Anita juga menyoroti
persoalan penanganan masalah stunting tidak hanya sebatas pemberian makanan tambahan semata. Anita berharap edukasi mengenai keseimbangan gizi juga dilakukan sejak remaja putri yang akan menikah untuk mengurangi stunting pada anak.

“Ada juga masalah keluhan masyarakat terkait pelayanan berobat gratis dengan kartu prasejahtera. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama untuk melaporkan masyarakat prasejahtera yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, termasuk berobat gratis dan Bantuan Langsung Tunai (BLT),” ujar perempuan pertama yang menjabat Ketua DPRD Sumsel itu.
Anggota DPRD Sumsel Mgs H Syaiful Padli, ST, MM, meminta media untuk mengawal anggaran Posyandu karena bersentuhan langsung dengan balita dan ibu hamil.
“Untuk Posyandu sudah ada anggaran Rp100 ribu untuk 1000 Posyandu yang ada di Kota Palembang. Jadi total anggarannya sebesar Rp1,2 miliar,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr Fenty Aprina mengatakan, memberikan dukungan kepada Posyandu dengan memberikan bantuan transport sebesar Rp100 ribu per bulan, dengan total anggaran untuk semua Posyandu di Kota Palembang mencapai Rp1,2 miliar.
“Kasus stunting di Kecamatan Ilir Barat I ada 8 kasus, sudah ditangani dan mendapatkan bantuan pangan tambahan. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Palembang diwajibkan memberikan telur kepada anak-anak stunting setiap hari,” ujar Fenty.
Sementara Kepala Puskesmas Lorok Pakjo dr Novi menyampaikan tiga keinginan termasuk perbaikan Puskesmas Lembantu di Talang Mas, rehabilitasi Puskesmas di Sungai Hitam perbatasan dengan Kabupaten Banyuasin, dan rehabilitasi Puskesmas Pakjo.
Reses juga dilakukan Anggota DPRD Sumsel Dapil 1 lainnya. Yakni, Ir H Yudha Rinaldi (PDI Perjuangan), Prima Salam, SH, MH (Partai Gerindra), H Chairul S Matdiah, SH, MHKes (Partai Demokrat), dan H Kartak, SAS, SE (PKB). #ari