Faktor ‘U’, Bapaslon Kelimpungan Tes Treadmil

67
Salah satu paslon Bupati Banyuasin Askolani Jasi.

Palembang, SumselSatu.com

Pasangan bakal calon peserta Pilkada Banyuasin, terlihat cukup kelimpungan terkait tes kesehatan  jasmani yang digelar di Rumah Sakit Umum Pusat Dr  Moehammad Hoesin, Palembang, Minggu (14/1/2018).

Terutama, pada saat uji jalan di atas treadmil, tidak sedikit bakal calon bupati dan wakil bupati Banyuasin yang kewalahan. Apalagi mayoritas mereka sudah berumur setengah abad lebih. “Saya paling mumet uji treadmil ini. Umur sudah sepuh, 67 tahun. Awalnya memang jalan pelan di treadmil tapi lama-lama makin kencang, bagaimana gak kelimpungan. Tapi alhamdulillah saya selesaikan semua,” ujar salah satu bakal calon wakil bupati Banyuasin, Slamet Sumesentono.

Hal senada diakui oleh bapaslon Agus Subiantoro dan Askolani. Tes kesehatan treadmil yang paling menguras keringat. “Karena berhubungan dengan fisik, memang sedikit lelah. Tapi karena saya sudah biasa jalan pagi, jadi enjoy saja,” katanya.

Selain itu, para bapaslon juga disibukkan dengan menyelesaikan uji psikotes. Lebih dari 500 soal harus dilahap, sekali duduk.

“Tapi soalnya simpel, mayoritas tentang perjalanan hidup kita. Sekarang semua tahapan tes kesehatan sudah kami ikuti sesuai instruksi KPUD Banyuasin. Tinggal menunggu hasilnya, mudah-mudahan bagus,” harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua IDI wilayah Prov Sumsel Dr KH Rizal Sanif,SpOG (K), Mars menjelaskan, pemeriksaan treadmil dapat memberikan informasi kesehatan jantung. Apakah memiliki asupan darah dan oksigen dari sirkulasi saat terjadi stres fisik yang mungkin tidak muncul pada EKG saat istirahat.

“Pemeriksaan ini juga dapat memberikan informasi penting apabila ada kelainan dari irama jantung dan tekanan darah,” jelasnya.

Pemeriksaan calon kepala daerah dalam Pilkada serentak 2018 yang berlangsung 8 hingga 15 januari 2018, bersifat final dan mengikat dan tidak ada pemeriksaan pembanding.

Hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Ikatan Dokter Indoesia, Himpunan Sikologi dan Badan Narkotika Nasional tersebut, akan diplenokan 15 Januari.

“Tanggal 16 Januari kami baru menerima hasil tes kesehatan itu. Sesuai aturan, kalau menurut tim medis, ada bakal calon yang tidak memenuhi syarat untuk maju di Pilkada, kami akan minta pada pengusung nya untuk mengganti calon tersebut,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di RSMH Palembang, proses tes kesehatan Jasmani telah dimulai sejak pukul 12.00 WIB. Tiga jam sebelumnya, lima pasang calon dan komisioner KPUD Banyuasin telah terlihat di rumah sakit.

Prosesi pemeriksaan dijaga ketat oleh sejumlah petugas polisi. Bahkan para bakal calon harus melewati 3 kali pemeriksaan metal detector untuk menuju ruang periksa kesehatan. #fri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here