
Palembang, SumselSatu.com
Sebagai sebuah organisasi yang anggotanya berkiprah di perguruan tinggi, Forum Manajemen Indonesia (FMI) berupaya mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi.
Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan menggelar seminar nasional konferensi workshop dan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Innovation, Technology, and Social Sciene in Discruption Era” di Hotel Horison, Palembang, yang dibuka, Rabu (7/11/2018).
Ketua Korwil FMI Sumsel, Dr Muji Gunarto mengatakan, kegiatan pada hari pertama adalah seminar nasional dan conference paper yang diikuti 658 peserta, dan malamnya digelar workshop artikel ilmu ilmiah bereputasi.
“Karena kesulitan dosen itu membuat jurnal bereputasi. Oleh sebab itu, kita adakan workshop bagi dosen manajemen,” ujar Muji.
Jadwal kegiatan besok, Kamis (8/11/2018), akan digelar penanaman pohon buah di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS), dilanjutkan city tour untuk memperkenalkan wisata budaya religi Alquran akbar, lalu wisata olahraga di Jakabaring Sport City (JSC), dan wisata sungai ke Pulau Kemaro.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah sharing ilmu pengetahuan, terutama ilmu manajemen, serta mempertemukan seluruh dosen manajemen untuk berbagi pengetahuan. Kita ingin seluruh dosen berbagi ilmu, penelitian, dan pengabdian dalam mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi,” kata Muji.
Gubernur Sumsel H Herman Deru yang hadir pada acara ini, mengucapkan terima kasih kepada FMI yang telah memberi kepercayaan kepada Sumsel untuk menjadi tuan rumah seminar tingkat nasional ini.
“Mudah-mudahan seminar ini menimbulkan sebuah kemufakatan bagi anggota FMI untuk tidak hanya sukses dalam komunitas tapi bagaimana bisa berdampak bagi masyarakat Indonesia, terutama Sumsel, dalam arti manajemen, tentang implementasi manajemen,” kata Gubernur.
Gubernur juga mengapresiasi semua pihak, terutama pada FMI Korwil Sumsel, yang telah menggagas dalam melaksanakan kegiatan ini. Diharapkan forum ini bisa memberi dampak positif dalam aspek sosial sehingga tali asih bisa terjalin baik dan mempererat para penggiat dan pemerhati manajemen di Sumsel.
“Menjadi suatu kehormatan sebagai Gubernur Sumsel yang baru satu bulan lebih menjabat, diundang dalam acara tingkat nasional seperti ini,” tutur Deru.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Dr Sunda Ariyana, mengatakan, dalam seminar ini ada 639 artikel ilmiah yang masuk, dari jumlah peserta 658 orang yang berasal dari 156 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.
“Alhamdulillah, jumlah peserta yang mungkin terbesar selama FMI ke-10. Terima kasih telah berpartisipasi dan mewujudkan seminar ini kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini,” pungkasnya. Â #nti