
Banyuasin, SumselSatu.com
Sumatera Selatan mencatatkan sejarah baru dalam industri manufaktur. Menteri Perdagangan RI Dr Budi Santoso, bersama Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, resmi melepas ekspor perdana pakan hewan peliharaan produksi PT Evo Manufacturing Indonesia ke Filipina, Kamis (12/2/2026).
Beroperasi di lahan seluas 12 hektare di Desa Karang Anyar, Banyuasin, pabrik ini menjadi pelopor industri pakan hewan di Indonesia dengan teknologi termutakhir. Dengan kapasitas produksi mencapai 300 ribu ton per tahun, PT Evo memproduksi varian makanan basah (wet food) dan kering (dry food).
Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menyampaikan bahwa ekspor ini menjadi bukti produk lokal asal Sumsel mampu bersaing di pasar internasional. Ia berharap ekspor perdana ini menjadi awal perluasan pasar ke mancanegara.
“Diharapkan ini menjadi awal untuk menjangkau negara-negara lain yang memiliki kebutuhan pakan hewan peliharaan yang tinggi,” ujar Cik Ujang.
Menteri Perdagangan menegaskan bahwa langkah ini adalah bukti nyata kualitas produk lokal yang kompetitif.
“Ini adalah bukti produk dalam negeri mampu bersaing secara global dan akan terus menambah volume ekspor nasional,” ujar Budi Santoso.
Sementara itu, CEO PT Evo Manufacturing Indonesia Dimas Baskoro menegaskan komitmen perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya lokal, baik dari segi bahan baku maupun tenaga kerja. Hingga kini, perusahaan telah merekrut lebih dari 400 karyawan, di mana 50 persen berasal dari Kabupaten Banyuasin dan 90 persen merupakan putra daerah Sumatera Selatan. #hms









