Deli Serdang, SumselSatu.com
Sumsel United menolak menyerah pada sejarah. Menjelang laga pekan ke-19 Pegadaian Championship 2025/2026, tim berjuluk Laskar Juaro bertekad mencuri poin penuh saat bertandang ke markas PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026) pukul 19.00 WIB.
Catatan pertemuan kedua tim musim ini terbilang sengit. Pada kunjungan perdana ke Deli Serdang di putaran pertama, Hafit Ibrahim dkk harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-0. Namun, Sumsel United berhasil membalas tuntas kekalahan tersebut dengan kemenangan 2-1 saat menjamu Ayam Kinantan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada putaran kedua lalu.
Kini, di bawah asuhan Nilmaizar, persiapan tim diklaim jauh lebih matang. Latihan intensif selama dua minggu masa libur kompetisi menjadi modal utama untuk meredam gaya permainan rap-rap khas PSMS Medan.
Fokus Lini Belakang dan Ketajaman Depan
Pelatih Sumsel United Nilmaizar menekankan bahwa fokus utama evaluasi kali ini adalah konsentrasi di lini pertahanan. Berkaca pada kekalahan sebelumnya, gol-gol PSMS lahir dari kurangnya fokus pemain dalam mengantisipasi bola mati dan kesalahan operan.
“Intinya kita harus lebih fokus. Dua gol di kunjungan sebelumnya terjadi karena kurang fokus, satu dari tendangan bebas jarak jauh yang gagal diamankan kiper, dan satu lagi akibat kesalahan passing,” ungkap eks juru taktik Timnas Indonesia tersebut.
Selain benteng pertahanan, Nilmaizar juga menyoroti efektivitas lini serang yang dipimpin Juninho Cabral. Meski produktivitas gol meningkat, ia menilai masih banyak peluang emas yang terbuang sia-sia.
Untuk menghadapi atmosfer panas Stadion Utama Sumatera Utara, para pemain Sumsel United telah dibekali materi latihan khusus, yakni meningkatkan motivasi bertanding di kandang lawan. Mematangkan skema untuk meredam agresivitas serangan PSMS. Menjaga konsistensi permainan penuh selama 2×45 menit.
“Secara permainan, progres kita sudah sangat baik. Kami datang dengan modal yang lebih kuat dibanding kunjungan pertama,” tegas pelatih asal Sumatera Barat tersebut. #fly










