Haul Akbar Ki Marogan Usung Konsep Palembang Darussalam

71
Masjid Ki Marogan

Palembang, SumselSatu.com

Pengurus Makam dan Zuriyat Kiai Marogan tahun ini akan kembali menggelar Haul Akbar Ki Marogan ke -117. Rencananya kegiatan ini akan diselenggarakan pada 13 -15 April 2018/ 27-29 Rajab 1439 H mendatang.  Semarak Haul  Ki Marogan Ke- 117 ini dalam rangka mengenang perjuangan dakwah Kiai Marogan menyebarkan agama Islam di Kota Palembang.

Ketua Panitia Haul Ki Marogan Ali Andhor mengatakan, acara yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya ini, dilakukan untuk mengenang jasa Asy Syeikh Kiai H Mgs Abdul Hamid (Kiai Marogan) bin Asy- Syeikh Kiai H Mgs Abdul Mahmud atau yang lebih dikenal dengan Kiai Marogan yang beberapa puluh tahun lalu mendedikasikan dirinya untuk menyampaikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup manusia didunia dan di akhirat kepada masyarakat dikota Palembang.

“Julukan Kiai Marogan dikarenakan lokasi masjid dan makamnya terletak di Muara sungai Ogan, anak sungai Musi, Kertapati Palembang,” ujarnya via telpon.

Dia menjelaskan, tujuan dari Haul Akbar ini selain untuk merperjuangan dakwah  di Provinsi Sumsel, juga sebagai momen silaturahmi melalui  doa dan dzikir bersama yang dilakukan antara para alim ulama, umaro dan umat  Islam di Indonesia. Selain itu, untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah yaitu pelaksanaan Asean Games 2018 dan turut menyemarakkan serta meningkatkan tempat Destinasi Pariwisata di Kota Palembang.

“Ada yang unik dari pelaksanaan Haul Kiai Marogan ke -117 ini yang mana semua panitia penyelenggara merupakan warga Asli Palembang.  Dalam Haul Akbar ini akan menghadirkan puluhan ulama kondang dan ribuan ulama, warga keturunan Palembang yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia,” bebernya.

Ali mengungkapkan, pelaksanaan acara ini akan dilaksanakan selama 4 hari berturut-turut dan setiap harinya merupakan acara puncak.

Berbagai acara yang akan dihadirkan diantaranya Tabligh Akbar, Doa dan Zikir bersama, Festival Mujawadah Syarofal Anam, silaturahmi antar Thariqoh se Sumsel,  Tapak Tilas dakwah Kiai Marogan dan ziarah akbar ke makam Ki Marogan.

Dengan menempuh  perjalanan kurang lebih selama 1 jam menggunakan transportasi sungai dengan kapal Tongkang dari masjid Lawang Kidung ke Masjid Kiai Marogan, dan terakhir pelaksanaan puncak Haul Datuk Ki Marogan ke -117.

“Tahun ini pelaksanaan Haul Ki Marogan ke-117 bakal memasang konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni Haul Akbar kali ini dikonsep dengan kental nuansa Palembang Darussalam. Mulai dari rangkaian acara, dekorasi panggung, acara arak-arakan hingga pakaian dan aksesoris panitia serta tamu undangan semuanya melambangkan ciri khas warga Palembang.

Dan sudah pasti di tahun Haul KI Marogan kali ini akan jauh lebih meriah dan semarak dari tahun tahun sebelumnya. Pesertanya pun ditargetnya mencapai 10.000 lebih  atau dapat dikatakan meningkat 40 persen lebih dari tahun sebelumnya yang mencapai 6.500 peserta,” paparnya.

Dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan diharapkan banyak manfaat yang diperoleh salah satunya bertambahnya jumlah destinasi wisata di Palembang, dengan adanya kegiatan ziarah akbar ke makam Kiai Marogan.

Dengan begitu lokasi makam tersebut menjadi salah satu objek wisata yang khas dari kota Palembang, apalagi saat ini lokasi makam Ki Marogan telah diperbaiki dan dipercantik tampilannya agar dapat menarik minat masyarakat untuk mengunjungi makam tersebut. Tidak hanya warga Palembang dan Sumsel tetapi juga masyarakat dari mancanegara. Serta memperkenalkan kebudayaan tradisional dari Palembang Darussalam ke seluruh penjuru Nusantara.

“Yang tak kalah pentingnya lagi yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat terutama warga Sumsel bahwa Asy-Syeikh Kiai H Mgs Abdul Hamid (Kiai Marogan) bin Asy- Syeikh Kiai H Mgs Abdul Mahmud merupakan warga keturunan Asli Palembang bukan bangsa Arab,” pungkasnya. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here