Herman Deru Bercita-Cita Sumsel Jadi Tujuan Wisata Kesehatan

PUKUL GONG---Gubernur Sumsel Herman Deru membuka langsung Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) III Tahun 2022 Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) di Ballroom Hotel Beston Palembang, Sabtu (21/5/2022). (Foto: SS 1/Humas Pemprov Sumsel).

Palembang, SumselSatu.com

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengharapkan agar Sumsel dapat menjadi tujuan wisata kesehatan di Indonesia. Artinya, ketika berbicara kesehatan, langsung ingat Sumsel.

“Kita harus membuat terobosan agar Sumsel ini menjadi tujuan wisata kesehatan. Artinya, jika sesuatu yang menyangkut kesehatan maka masyarakat akan ingat dengan Sumsel ini. Namun cita-cita ini tidak akan bisa terwujud tanpa komitmen semua pihak,” kata Deru.

Deru menyampaikan hal itu saat membuka Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) III Tahun 2022 Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), di Ballroom Hotel Beston Palembang, Sabtu (21/5/2022).

Deru meminta PIT III Tahun 2022 harus dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat menambah wawasan bagi para dokter untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Apalagi wilayah Sumsel terbagi menjadi tiga yakni perkotaan, perairan dan desa. Tentu cara pelayanan dan penanganan pasien pun berbeda. Untuk itu, langkah ini (PIT III) dapat menjadi sarana untuk bertukar pengalaman sehingga pelayanan dapat diberikan secara tepat,” katanya.

Termasuk juga komitmen dari para dokter yang harus siap di tempatkan di mana saja di seluruh pelosok wilayah Sumsel.

“Menurut saya, jumlah dokter ini sudah cukup memadai. Hanya saja yang jadi permasalahan adalah penyebarannya memang tidak merata. Ini yang harus kita benahi,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Deru mengajak para dokter baik yang bertugas di perkotaan, wilayah perairan, maupun pelosok desa untuk meningkatkan perannya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Deru meminta agar sinergitas antara para dokter dan pemerintah terus dibangun sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih optimal dilakukan.

“Kesehatan masyarakat ini merupakan tanggung jawab moril bagi kita. Tanpa sinergitas antara dokter dan pemerintah, komitmen untuk membuat masyarakat  sehat itu tentu tidak mungkin dilakukan. Artinya sinergitas ini harus terus dibangun,” katanya.

Deru juga mengapresiasi digagasnya PIT III Tahun 2022. Selain menjadi ajang silahturahmi khususnya para dokter umum, langkah itu juga menjadi sarana untuk menambah pengalaman dan wawasan.

“Yang jelas, langkah ini dapat meningkatkan peran dokter dalam memberikan pelayanan. Setiap pelayanan yang diberikan harus memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Sekjen PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Ulul Albab mengatakan, PIT III Tahun 2022 tersebut merupakan langkah dari para dokter untuk menambah wawasan dalam penanganan medis.

“Banyak hal yang akan kita diskusikan dalam PIT III ini. Termasuk langkah pemberian pelayanan dan penanganan medis setelah masa pandemi covid-19 saat ini,” katanya.

Menurutnya, persoalan kesehatan merupakan tanggung jawab berbagai pihak.

“Sinergitas dengan pemerintah harus dieratkan. IDI maupun PDUI merupakan organisasi yang harus berkolaborasi dengan pemerintah sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada bagi masyarakat dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Apalagi, dokter umum merupakan pilar dalam memberikan pelayanan kesehatan.
bagi masyarakat.

“Karena itu kita harus solid agar tatap bisa memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya. #fly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here