Kejar Napi Pelarian dari Riau, Polisi Banyuasin Sisir Penumpang Bus AKAP

45
Suasana razia Polisi (Foto: detik.com)

Pangkalan Balai, Sumselupdate.com – Demi menutup ruang gerak para napi pelarian dari Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Polres Banyuasin menggelar razia. Tak tanggung-tanggung, polisi menggelar razia pada siang hingga malam hari dengan berbekal identitas napi yang belum tertangkap.

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Erwin S Manik mengatakan, razia terus dilakukan untuk mempersempit ruang gerak napi yang akan melintasi wilayah Banyuasin.

“Sesuai intruksi bapak Kapolres Banyuasin dalam upaya menjaring narapidana yang kabur dari rutan di Riau, kami melakukan razia di wilayah perbatasan dibantu dengan personil Polres,” ujar Kompol Erwin S Manik di sela-sela razia depan Mapolsek Talang Kelapa, Minggu (14/5/2017) malam, seperti dikutip dari detikcom.

Sasaran utama razia adalah dengan memberhentikan angkutan kota antar provinsi, terutama yang berasal dari arah Provinsi Riau dan Jambi. Selanjutnya melakukan pemeriksaan identitas, bila mana ada yang tidak memiliki identitas, maka akan diperiksa lebih detail di Mapolsek.

Selain itu dalam daftar identitas yang diterimanya juga terdapat beberapa tahanan yang identitasnya berada di Sumatera Selatan. Sehingga pihaknya akan memeriksa setiap penumpang secara selektif hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Kegiatan akan terus dilaksanakan sesuai perintah Kapolres, karena dari data yang kami dapatkan, ada beberapa yang berasal dari wilayah Sumatera Selatan. Tapi tidak menutup kemungkinan melintas menuju pulau jawa juga melalui jalur ini,” imbuhnya.

Terdapat beberapa penumpang bus lintas provinsi yang tidak memiliki identitas dan langsung digiring ke Mapolsek. Selanjutnya, dilakukan pencocokan dengan daftar yang tertera dalam kertas folio yang dipegang petugas. Bahkan beberapa di antaranya harus menghubungi pihak keluarga yang bisa bertanggung jawab.

“Kalau tidak ada identitas sama sekali, kita suruh hubungi keluarganya terlebih dahulu. Setelah terdata lengkap, baru kita bolehkan melanjutkan perjalanan,” tutup Erwin. (min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here