Konsep Smart City, Mungkinkan Walikota Pantau Konsisi Kota via Smartphone

58
Walikota Palembang Harnojoyo saat mencoba fasilitas pemantauan kondisi kota via Smart City Lawang Jabo Command Center Diskominfo Kota Palembang.

Palembang, SumselSatu.com

Walikota Palembang H Harnojoyo, Senin (18/12/2017) menyempatkan langsung meninjau Smart City “Lawang Jabo” (pintu terluar-red) Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang, Senin (18/12/2017) gedung Setda Kota Palembang, usai menghadiri rapat paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang.

Sebagai pusat kendali Kota Palembang Command Center yang terletak di lantai III gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang ini, didukung dengan berbagai fasilitas Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang di daerah strategis.

Melihat langsung command center yang akan dijadikan pusat informasi antara Pemkot Palembang dengan masyarakat, Harnojoyo mengoperasikan langsung secara detail kamera yang terpasang untuk melihat secara dekat kejadian.

“Jumat (22/12/2017) akan kita lauching,” kata Harnojoyo.

Dengan diterapkannya smart city yang digagas Pemkot Palembang, kata orang nomor satu di Kota Palembang ini, dirinya akan tetap mengetahui secara detail apa yang terjadi di Kota Palembang meski dirinya tengah berada di luar kota.

“Nanti dari Handphone (Hp) saya bisa melihat dan memantau apa saja yang terjadi di Kota Palembang meski saya tengah dinas luar,” katanya.

Bahkan, melalui Lawang Jabo, Pemkot Palembang akan cepat merespon kejadian yang terjadi di tengah masyarakat.

“Saat ini baru enam daerah strategis yang terpasang kamera pengawas yang terletak di Benteng Kuto Besak (BKB), Simpang Charitas, Simpang Lima DPRD Provinsi Sumsel, Simpang jalan A. Rivai dan Masjid Agung,” ungkapnya.

Ke depan Smart City ini akan terkeneksikan dengan 500 titik kamera pengawas kepolisian serta kamera pengawas milik Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang yang akan dipasang di kawasan strategis.

“Kamera ini akan dioperasikan oleh operator yang bertugas selama 24 jam, sebagai skala prioritas untuk menghadapi Asian Games ini,” katanya.

Ke depannya, smart city ini juga sebagai pusat kendali yang akan terkoneksi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkot Palembang termasuk untuk basis data. #yud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here