Kualitas Pemilu Diharapkan Lebih Baik

37
RUMAH PINTAR PEMILU----Seorang penari memberikan kapur sirih sebagai tanda penghormatan kepada Komisioner KPU Ilham Saputra, saat acara peresmian Rumah Pintar Pemilu Kota Palembang, Rabu (30/8/2017). (FOTO: SS1/Yudi)

Palembang, SumselSatu.com

Rumah Pintar Pemilu Kota Palembang diresmikan, Rabu (30/8/2017). Dengan adanya Rumah Pintar Pemilu tersebut, diharapkan pemilihan umum (Pemilu) maupun Pemilu Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) mendatang akan lebih baik lagi.

“Kita harapkan kualitas dan kuantitas hasil Pemilu nanti  2018 akan lebih baik lagi,” ujar Asisten III Pemerintah Kota (Pemko) Palembang Agus Kelana, usai acara peresmian Rumah Pintar Pemilu tadi.

“Dan nanti akan kami serahterimakan aset ini dari Pemerintah Kota Palembang ke KPU Kota Palembang, mudah-mudahan dapat dimanfaatkan,” tambah Agus.

Dia mengatakan, Rumah Pintar Pemilu dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk belajar tentang kepemiluan.

Melalui program prioritas nasional terkait pendidikan pemilih, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) membentuk Rumah Pintar Pemilu di seluruh lndonesia.

“Rumah pintar ini sesuai intruksi nasional, dan Sumatera Selatan ditunjuk untuk membentuk Rumah Pintar Pemilu di lima kabupaten/kota, yakni KPU Kota Palembang, Pagar Alam, Lubuk Linggau, Prabumulih, dan KPU Kabupaten Empat Lawang,” ujar Komisioner KPU Ilham Saputra.

Dia megatakan, rumah Pintar Pemilu Pemilu merupakan sarana prasarana untuk mendukung kegiatan Pemilu dan dijadikan sebagai tempat sosialisasi.

Menurutnya, Rumah Pintar ini merupakan ujung tombak bagi KPU RI untuk melakukan sosialisasi, terutama kepada partai politik, penyandang disabilitas, dan juga bagi para pemilih pemula.

“Jadi nanti akan kami coba maksimalkan RPP ini agar nanti masyarakat juga tahu tentang Pilkada, tentang Pemilu, tentang Pemilu keseluruhan di Indonesia. Kami akan terbuka untuk umum bagi siapa saja yang ingin ke RPP ini,” kata Ilham.

Ketua KPU Palembang Syarifudin mengatakan, Rumah Pintar Pemilu merupakan wadah untuk mensosialisasikan tentang kepemiluan.

“Masyarakat, baik secara formal maupun non formal datang ke sini menggali atau menanyakan tentang kepemiluan,” katanya. #yud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here