Menaklukkan ‘Neraka’ Bernama Segiri

36

Samarinda, Sumselsatu.com – Sriwijaya FC (SFC) patut cemas saat mengawali laga putaran kedua Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia. Maklum saja, lawan yang bakal dihadapi adalah Pusamania Borneo FC.

 Apalagi, skuad Laskar Wong Kito akan bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (5/8/2017) sore ini. Masalahnya, selama putaran pertama Borneo punya catatan rekor 100 persen kemenangan kandang. Bahkan, Tim-tim kuat seperti Bhayangkara FC dan Madura United pernah merasakan angkernya Stadion Segiri. Toh, keangkeran ‘neraka’ Stadion Segiri tidak lantas membuat SFC gentar, apalagi takut. Bahkan, skuad Laskar Wong Kito optimis bisa merusak catatan positif tuan rumah dan membawa pulang minimal satu poin ke Palembang.

“Kita optimis dapat poin di sini, syukur-syukur kalau bisa poin penuh. Kita tahu Borneo sangat kuat tapi kami berusaha mencuri poin. Kita juga tidak takut dengan rekor Borneo, karena main bola 11 lawan 11, kita akan bermain kolektif saja,” kata Caretaker Pelatih SFC Hartono Ruslan pada sesi konferensi pers di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (4/8/2017). 

Hartono mengaku timnya belakangan ini tampil kurang menggigit lantaran dirugikan padatnya jadwal. Akibatnya Sriwijaya harus menurunkan pemain yang berbeda tiap pertandingan demi menjaga kebugaran pemainnya. 

“Sriwijaya beberapa pertandingan terakhir saya juga menurunkan pemain yang ganti-ganti. Ini karena kami mendapat jadwal yang sangat padat, 11 hari main 4 kali, dan harus terpaksa merotasi pemain. Saya takut fisik pemain menurun. Tapi tetap optimis besok bisa bawa pulang poin,” ucapnya. 

Lantassiapa pemain yang diwaspadai, Hartono lantas menyebut satu nama yakni striker Lerby Eliandry.

“Performa Lebry yang mulai menjanjikan, bisa membahayakan lini belakang Sriwijaya FC. Tentunya dia harus kita jaga ketat dan jangan sampai leluasa menguasai bola, apalagi sampai mencetak gol,” pungkas Hartono. 

Pemain SFC Manda Cingi menuturkan timnya sudah mengenal karakter permainan tuan rumah. Ia menegaskan timnya bakal mati-matian berjuang demi bawa pulang poin ke Palembang.

“Kami sekarang di peringkat 15 kita ingin bangkit dan ingin keluar dari zona tidak nyaman ini. Kami sudah pernah ketemu Borneo FC di Palembang dan sudah mengenal karakter mereka. Kami juga sudah mengikuti instruksi pelatih, kita datang ke sini ingin mencuri poin,” tutur Cingi.

Terpisah, Caretaker Borneo FC, Ricky Nelson mengungkapkan timnya dalam kondisi siap tempur. Hasil imbang di kandang Arema FC pekan lalu membuat pasukan Pesut Etam percaya diri menorehkan tiga poin di kandang. 

“Besok (hari ini-red) game ke 18. Kami bersyukur putaran pertama kami tutup dengan satu poin. Setiap pertandingan home kami bisa keras memenangkannya. Menjadi hal penting, karena dengan 3 poin kami akan naik ke 10 besar,” ujar Ricky dilansir dari Tribun Kaltim.

Borneo layak diunggulkan ketimbang SFC, yang terseok- seok di putaran pertama Liga 1. Laskar Wong Kito itu kini terdampar di peringkat 15 dengan koleksi 21 poin. Kendati demikian, Ricky tetap menaruh respek terhadap lawannya. Ia menilai SFC tetap berbahaya, apalagi Pesut Etam hanya terpaut tiga poin dari SFC. 

“Kesalahan sedikit bisa mengubah semuanya. Jadi saya rasa performa Sriwijaya tidak terlalu pengaruh, hanya hasil yang tidak memuaskan saja. Kami harus respek dan mewaspadai Sriwijaya,” tutur dia. 

Sementara gelandang Borneo Jefri Kurniawan sangat antusias menghadapi SFC. Pemain yang biasa beroperasi di lini sayap itu tak sabar menanti laga debutnya bersama Borneo FC. Ia berharap kesempatan bermain didapatnya saat bersua SFC, agar bisa mengukir senyum di wajah ribuan Pusamania. 

“Pertandingan ini debut buat saya. Saya ingin kasih senyum bahagia setelah selesai pertandingan,” ungkap pemain bernomor punggung 77 itu. 

Melawan SFC, Jefri menilai Laskar Wong Kito bakal tampil all out demi memperbaiki posisi di klasemen. Ia menyerukan rekan-rekannya agar tetap fokus dan mewaspadai pemain SFC. 

Satu nama yang menurutnya bakal menjadi ancaman yaitu palang pintu asal Papua, Yanto Basna. Pemain bernomor punggung 13 itu punya kemampuan bagus dalam bertahan. Bahkan Basna juga cukup cerdik memanfaatkan peluang lewat keunggulan bola udara.

“Yanto Basna pernah bareng saya tahun kemarin. Dia punya ketenangan dan teknik yang bagus. Ini bisa menjadi ancaman buat striker kita. Tapi karena kita main di kandang, kita harus bisa tiga poin tentunya,” tutur Jefri. (Ari)


Borneo FC VS Sriwijaya FC
Siaran Langsung TV One
Sabtu (5/8/2017) pk.15.30 WIB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here