Pertumbuhan Ekonomi Sumsel di Atas Nasional

49
Wagub Sumsel Ishak Mekki memberikan penjelasan pada Rapat Paripurna dalam rangka HUT ke-71 Provinsi Sumsel di Gedung DPRD Sumsel, Jumat (19/5/2017).

Palembang, Sumselsatu.com – Di usia ke-71 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil unggul dalam beberapa sektor, salah satunya mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di atas nasional. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Ishak Mekki pada Rapat Paripurna di DPRD Sumsel, Jumat (19/5/2017).

Ishak mengatakan, Sumsel berhasil mewujudkan visi dan misi untuk menjadikan Sumatera Selatan Sejahtera, Lebih Maju dan BerdayasaingInternasional. Untuk Sumsel Sejahtera pencapaian ekonomi mencapai 5,03 persen, meski kondisi ekonomi nasional dan internasional sulit. Angka ini lebih baik dari nasional yang tumbuh 5,02 persen.

Selain itu, Sumsel berhasil menurunkan kesenjangan ekonomi di masyarakat, yang ditandai dengan Indeks Gini mencapai 0,34 jauh lebih baik dari nasional yaitu 0,4. Persentase penduduk miskin di Sumsel pada September tahun 2016 mengalami penurunan menjadi 13,39 persen dari 13,77 persen pada September 2015.

“Tingkat pengangguran terbuka juga menurun secara signifikan menjadi 4,31 persen dari 6,07 persen pada tahun 2015. Hal ini membuktikan pembangunan Sumsel telah berhasil memperluas kesempatan bekerja,” jelas Ishak Mekki.

Untuk visi Sumsel Lebih Maju dapat dilihat secara nyata antara lain pada pembangunan infrastruktur strategis, di antaranya Light Rail Transit (LRT), pembangunan Jalan Tol Palembang-Inderalaya, Jalan Tol Pematang Panggang–Kayuagung, pembangunan Flyover Simpang Bandara dan Simpang Keramasan, Jembatan Musi IV dan VI, Bendungan Tiga dihaji/Komering II.

“Semuanya sudah menunjukan perkembangan pesat. Pembangunan infrastruktur tersebut didanai melalui berbagai sumber antara lain, kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), APBN, dan APBD Provinsi Sumsel. Selain itu, terus membangun sumber daya manusia unggul melalui program sekolah gratis, kuliah gratis, dan program berobat gratis. Hasilnya terlihat dari IPM yang nilainya 68,24 atau mencapai kategori sedang. Pada sektor pertanian, Sumsel surplus padi 2,56 juta ton dan menjadi penyumbang kelima terbesar produksi padi di Indonesia,” beber Bupati OKI dua periode itu.

Sedangkan Visi Sumsel Berdaya Saing Internasional dapat dilihat dengan banyaknya event-event internasional yang diselenggarakan. Antara lain SEA Games 2011, Islamic Solidarity Games (ISG) Tahun 2013, Asean University Games (AUG) 2014, The 1stAsia Bonn Challenge High Level Meeting 9-10 Mei lalu, hingga pelaksanaan Asian Games Tahun 2018.

“Event tersebut merupakan bukti nyata karya dan sumbangsih dan peran serta Sumsel untuk Indonesia. Melalui kegiatan berskala internasional tersebut menjadikan Sumsel tujuan investasi diberbagai bidang,” kata Ishak Mekki mengakhiri. (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here