Petik Pelajaran Berharga dari Tragedi Choirul Huda

30
Sandy Firmansyah

Palembang, SumselSatu.com

Penjaga gawang Sriwijaya FC (SFC) Sandy Firmansyah, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya penjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda, karena benturan dengan rekan satu timnya saat melawan Semen Padang, Senin (16/10/2017). Kabar itu sangat mengejutkan dia dan pemain SFC lainnya. Sandy sendiri, sadar betul bila bermain di dunia sepakbola memang punya risiko yang tinggi.

Bahkan, mantan penjaga gawang Gresik United ini melihat, tak hanya penjaga gawang, pemain di posisi lain pun punya risiko yang sama.

Oleh sebab itulah, kejadian ini tak membuat dia menjadi takut untuk bermain membela Laskar Wong Kito di Liga 1.

“Sama seperti beliau, sebagai penjaga gawang saya pasti akan melakukan hal yang sama. Mungkin Allah SWT sayang dengan Huda, semoga amal ibadahnya di terima di sisi-Nya,” ucap Sandy Firmansyah, Selasa (17/10/2017).

Atas kejadian ini, dia bersama rekan-rekannya akan memetik pelajaran dengan meningkatkan koordinasi satu sama lain. Itu dibutuhkan untuk menghindari benturan keras sesama pemain.

“Perlu dipertegas dengan komunikasi saja, supaya tidak terjadi benturan dengan pemain belakang,” ujarnya. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here