Palembang, SumselSatu.com
Krisis finansial yang melanda Sriwijaya FC (SFC) mencapai puncaknya. Secara mengejutkan, manajemen memutuskan untuk memindahkan empat laga kandang sisa ke Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Langkah ini bukan soal taktik di lapangan, melainkan murni strategi bertahan hidup agar klub tidak bangkrut di tengah jalan.
Efisiensi adalah alasan di balik eksodus ini. Dengan dua laga awal yang dipastikan tanpa penonton, muncul pertanyaan besar sejauh mana kondisi keuangan sang mantan jawara double winner ini hingga harus “mengungsi” sejauh ribuan kilometer dari Palembang.
Ketua Panitia Pelaksana (LOC) Sriwijaya FC Faisal Mursyid, SH, mengonfirmasi bahwa PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah memberikan lampu hijau terkait perpindahan markas sementara ini.
”Intinya ini adalah misi penyelamatan. Kami ingin memastikan Sriwijaya FC tetap bertanding dan menyelesaikan kompetisi, jangan sampai terputus di tengah jalan karena kendala finansial,” ujar Faisal.
Langkah berani ini diambil manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) sebagai respons atas situasi sulit yang dialami klub. Faisal Mursyid yang juga menjabat sebagai Sekretaris PT SOM menjelaskan bahwa kebijakan ini telah dipertimbangkan secara matang dari berbagai aspek teknis maupun ekonomi.
Mengenai kerinduan suporter militan di Sumatera Selatan, manajemen meminta publik untuk bersabar. Evaluasi mengenai kehadiran penonton baru akan dilakukan setelah hari raya Lebaran.
”Dua pertandingan awal tanpa penonton. Soal teknis selanjutnya, akan kita bahas lagi setelah Lebaran. Saat ini, fokus utama adalah efisiensi agar tim tetap bernapas di Liga 2,” katanya.
Langkah grounding ke Bekasi ini menunjukkan betapa krusialnya kondisi finansial SFC saat ini. Stadion Patriot dipilih kemungkinan besar karena aksesibilitas dan biaya operasional yang dinilai lebih kompetitif untuk menjaga napas sang Elang Andalas tetap terbang di kasta kedua sepak bola Indonesia. #fly
Poin Penting Kepindahan Homebase:
*Lokasi: Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
*Durasi: 4 Pertandingan Home (Kandang).
*Status Penonton: Dua laga awal dipastikan digelar Tanpa Penonton.
*Alasan Utama: Efisiensi anggaran, manajemen waktu, dan stabilitas finansial klub.










