Warga Banyuasin Berharap Seleksi CASN Berjalan Benar

79
Kepala BKPSDM Banyuasin Hazairin Zaini. (FOTO: SS1/TOPIK ISTORA)

Banyuasin, SumselSatu.com

Warga Kabupaten Banyuasin yang akan mengikuti Tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) berharap pelaksanaan tes berjalan dengan benar. Mereka yang nantinya lulus seleksi hendaknya yang benar-benar memiliki nilai tinggi atau kemampuan yang memenuhi kriteria.

“Kami harap aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, mengawasi secara ketat pelaksanaan CPNS (CASN-red) di Banyuasin,” ujar Joni, warga Pangkalan Balai, Banyuasin, Rabu (10/10/2018).

Joni menghawatirkan yang lolos Tes CASN adalah orang-orang ‘titipan’ karena praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Hal itu sangat beralasan, karena selama ini banyak terdengar masih ada orang-orang ‘titipan’ dapat lulus karena memberikan sejumlah uang atau keluarga pejabat di pemerintahan.

“Kami khawatir kalau tes hanya untuk orang yang terdekat dengan pejabat saja. Makanya kami minta komitmen dari penyelenggara,” kata Joni.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Banyuasin Hazairin Zaini menyatakan, yang menentukan kelulusan dalam Tes CASN adalah BKN, bukan dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

“Jadi jangan termakan isu yang tidak benar. Terpenting banyak belajar, banyak bedoa, kalau rezeki pasti lulus,” ujar Hazairin, Selasa (9/10/2018).

Dia mengimbau peserta Tes CASN tidak mempercayai pihak-pihak yang mengiming-imingi dapat membuat peserta lulus.

“Apabila ada yang menawarkan bisa meluluskan itu bohong. Jangan percaya. Sebab yang menentukan kelulusan itu BKN, sementara Bupati hanya mengesahkan saja,” tandasnya.

Hazairin menambahkan pendaftar Tes CASN Banyuasin telah mencapai 4300 orang. Dari jumlah itu, baru 1900 berkas terverifikasi.

“Seleksi ini akan dilaksanakan secara adil, jujur, dan transparan. Tak bisa main-main sebab yang mengawasi aparat penegak hukum, yakni polisi dan lainnya,” ucap Hazairin.

Mengenai tanggal pelaksanaan tes, BKPSDM Banyuasin belum mengetahui secara pasti. Diperkirakan tes dimulai 26 Oktober mendatang. Tempat pelaksanaan di wilayah Banyuasin.

“Kami prediksi tanggal 26 Oktober 2018 mulai tes, di wilayah Banyuasin, bukan di Palembang. Namun, itupun belum pasti, sebab bisa berubah karena kami belum mendapat jadwal yang pasti dari BKN,” kata Hazairin.

Dijelaskannya, tes dilaksanakan menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Sebelumnya sistem CAT, namun ada perubahan dari BKN. Untuk tempat, masih kami bahas bersama Disdikporapar Banyuasin,” katanya. #tio

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here