Palembang, SumselSatu.com
Camat Sematang Borang Moh Esman Faridy meminta pembangunan dan peningkatan Jalan Mata Merah menuju ke Merah Mata.
“Alhamdulillah sudah direspon oleh Anggota DPRD Sumsel Dapil Sumsel II. Mudah-mudahan tahun depan bisa dilaksanakan,” ujar Esman.
Esman menyampaikan permintaan itu kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel yang melaksanakan Reses Tahap III/2022 di Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Senin (5/12/2022).
Aspirasi lain yang disampaikan adalah pembangunan SD, SMP dan SMA karena dengan bertambahnya penduduk sehingga membutuhkan sekolah.
“Untuk SD mereka sangat kurang karena anak-anak sekolah di luar kecamatan. Apalagi ada pertambahan penduduk, termasuk SMA, warga sangat membutuhkan,” katanya.
Selanjutnya, adalah kebutuhan air bersih Perusahaan Daerah Air Minim (PDAM). Sementara pembangunan intake yang akan mengaliri 4 kelurahan tahun 2023 dan itu sekarang sudah dalam proses.
Esman mengatakan, keinginan warga adalah pengembangan ternak lele. Karena kawasan di sini sangat cocok untuk beternak lele maka akan dijadikan sentral lele.
“Tadi diminta Anggota DPRD Provinsi Sumsel untuk dibentuk kelompok untuk ternak lele bukan perorangan. Kemudian disiapkan lahan sehingga bisa diberi bantuan baik Pemerintah Kota (Pemko), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel,” katanya.
Esman bersyukur, Anggota DPRD Provinsi Sumsel akan berjuang merealisasikan keinginan masyarakat.
“Apa yang disampaikan masyarakat akan segera direalisasikan anggota DPRD Provinsi Sumsel,” katanya.
Koordinator Reses Tahap III DPRD Sumsel Dapil Sumsel II Dr Budiarto Marsul, SE, MSi, mengatakan, di Kelurahan Karya Mulya sudah banyak aspirasi dari masyarakat. Ada usulan perbaikan jalan dan usulan penanganan banjir. Kemudian aspirasi dari warga Kecamatan Sematang Borang ini ingin didirikan SMA atau juga minta tambahan SD.
“Itu harus kita usahakan. Apalagi masyarakat sudah ada yang mau menghibahkan tanahnya untuk sekolah. Jadi saya kira paling tidak pemerintah sudah disiapkan oleh warga disini lahan dan ini harus direspon, dan akan kita sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel. Kepada Pemerintah Kota Palembang supaya ini bisa dilaksanakan. Saya kira pembangunan sekolah ini harus disegerakan pemerintah dan harus memikirkan ini sebaik mungkin,” katanya.
Anggota DPRD Sumsel.Antoni Yuzar, SH, MH, menambahkan, pihaknya akan koordinasi dengan Dinas PUPR. Karena itu, masyarakat dipersilahkan mengajukan proposal terkait kawasan yang sering banjir.
“Soal tidak adanya SMP dan SMA, kalau ada lahannya, akan dipelajari status tanahnya. Yang jelas aspirasi yang ada kita serap kita terima dan Insya Allah akan kita tindaklanjuti dengan instansi yang berwenang. Jadi sehubungan dengan infrastruktur baik itu kebutuhan kelengkapan lainnya, sebagai wakil rakyat kita akan menindaklanjutinya. Kita usulkan dan mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi,” katanya.
Anggota DPRD Sumsel lainnya Nopianto mengatakan, akan ada perbaikan melalui bantuan gubernur (bangub) di tahun 2023 untuk Jalan Mata Merah sampai Merah Mata.
“Untuk drainase itu sudah kita bermitra dengan PSDA untuk perbaikan drainase. Sampaikan proposalnya kepada kami,” ucapnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumsel Zulfikar Kadir mengatakan, untuk bantuan benih lele masyarakat diminta membuat kelompok.
“Itu dibantu mesin pakan, benih. Nanti saya usulkan ke pusat. Sedangkan untuk PDAM itu kewenangan Walikota Palembang. Tahun 2013 sebenarnya sudah terpenuhi. Karerna semakin banyak yang pasang baru. Jadi nanti dibuat water treatmen di Gandus,” tandasnya. #Fly