Palembang Brother Soroti Jalan Rusak di Sepanjang Proyek LRT

Palembang, SumselSatu.com

Massa yang tergabung dalam Palembang Brothers melakukan aksi demo di kantor DPRD Sumsel, Kamis (12/7). Mereka mendesak DPRD Sumsel memanggil PT Waskita Karya untuk secepatnya menyelesaikan perbaikan jalan dan taman yang di sepanjang jalur Light Rail Transit (LRT).

Presiden Palembang Brother Deni Tegar mengatakan, pihaknya berkumpul melakukan aksi damai ini demi suksesnya gelaran Asian Games.

“Pembangunan LRT ini membuat jalan rusak. Walaupun diperbaiki masih berlobang,” ujarnya.

Deni menuturkan, kontrak kerja Waskita dalam proyek LRT ini sampai Desember 2018. Itu berarti kondisi jalan bisa saja tetap seperti sekarang hingga Desember nanti dan itu jelas akan sangat mengganggu perhelatan Asian Games 2018.

“Kita khawatir tamu terganggu. Kita malu dengan negara luar kalau jalan masih berlobang dan belum rapi serta taman belum selesai, ” bebernya.

Karena itu, tegas Deni, pihaknya menggelar aksi ini untuk membantu aparat agar menindak tegas kontraktor yang melaksanakan tugasnya tidak maksimal.

“Harusnya jalan digrader, tapi jalannya masih bergelombang. Jangan sampai kontraktor melakukan pekerjaan tapi tidak maksimal. Harusnya ada standar pembangunan jalan, jangan sampai jalan kembung. Kami pesimis pekerjaan ini selesai. Pengerjaan yang harusnya datar ini bergelombang. Tanah taman pakai tanah galian, bukan tanah humus,” katanya.

Koordinator Lapangan Ruben menambahkan, pihaknya mendapat informasi ada keterlambatan proyek mega LRT karena pihak kontraktor bekerja tidak rofesional.

“Kita mendesak DPRD untuk memanggil Waskita, agar proyek ini berjalan sebagaimana mestinya. Asian Games sebentar lagi. Tapi jalan masih bergelombang. Taman pakai tanah timbunan bagaimana bisa tumbuh tanaman. Mari kita sama-sama kawal Asian Games agar jangan sampai kita malu dengan tamu-tamu Asian Games,” tukas Ruben.

Sayangnya tidak ada satupun anggota DPRD Sumsel yang menanggapi aksi tersebut.

Sementara Kepala Proyek LRT Palembang Masudi Jauhari mengatakan, pihaknya optimis perbaikan jalan bakal selesai akhir bulan ini.

“Sebelum Asian Games perbaikan jalan di stasiun Asrama Haji, Telkom, dan RSUD selesai. Aksi demo mengingatkan kita agar lebih cepat lagi menyelesaikan pekerjaan ini, ” katanya.

Masalah taman, lanjut Masudi, sekarang juga masih proses pengerjaan. “Tanah yang dipakai humus. Kita bekerja sesuai standar, jadi tidak menggunakan tanah galian,” pungkasnya. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here