
Palembang, SumselSatu.com
Pemerintah Kota (Pemko) Palembang membuka peluang bagi para pegawainya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 maupun S-3 melalui kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang. Langkah ini ditempuh karena dari sekitar 22.000 aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer di lingkungan Pemkot Palembang, pegawai berpendidikan S-3 baru mencapai 11 orang.
Kerja sama tersebut mengemuka dalam silaturahmi sekaligus tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemko Palembang dan UM Palembang. Pemko terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mengatasi berbagai permasalahan kota.
Walikota Palembang Drs Ratu Dewa, MSi, menyampaikan bahwa kerja sama yang telah terbangun selama ini akan diterjemahkan lebih spesifik pada tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ada tiga substansi pokok dalam kerja sama itu, yakni sektor pendidikan, pengabdian masyarakat, serta pengembangan SDM dan penelitian.
Di sektor pendidikan, Pemko Palembang telah mewajibkan setiap SD dan SMP memiliki minimal satu pengajar berpendidikan S-2. Untuk mendukung peningkatan kualitas aparatur, Pemko menggandeng UM Palembang agar membuka peluang studi S-2 maupun S-3 bagi para pegawai.
Ratu Dewa juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan akademisi. Ia mendorong UMP bersama Pemko Palembang melakukan penelitian dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada di Kota Palembang.
Selain itu, Pemko Palembang mendukung rencana pembentukan Fakultas Kedokteran di UMP. Kerja sama di bidang kesehatan ini dinilai sejalan dengan program Pemko yang menargetkan ketercukupan satu dokter spesialis untuk setiap Puskesmas.
Seluruh pola kerja sama strategis tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti secara konkret oleh masing-masing OPD teknis di lingkungan Pemko Palembang. #ari









