Palembang, SumselSatu.com
Siapa tak bangga melihat sosok remaja penghafal Alquran. Apalagi bagi mereka pelajar dan generasi muda yang selalu membaca Alquran dan melakukan murojaah (setoran hafalan). Ternyata, hal tersebutlah yang mengantar Ahmad Yasin menjadi juara pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2018 Palembang.
Di balik sikap ceria dan bersahabat layaknya remaja lainnya, siapa sangka Ahmad Yasin merupakan penghafal Al Quran 30 juz.
Siswa kelas XI SMA IT Izzudin Palembang ini, bahkan baru saja menyabet juara 1 dalam MTQ tingkat Palembang belum lama ini. Usaha Yasin dalam mengungguli 17 peserta lainnya untuk kategori lomba golongan 30 juz bukanlah mudah. Sebelum lomba, remaja yang gemar main games dan baca komik ini tak pernah jenuh melakukan murajaah (mengulang hafalan).
“Kalau rutinnya memang melakukan muarajaah sehari dua juz. Itu memang sudah jadi kebiasaan, makanya tidak sulit,” ujarnya, Selasa (30/1/2018).
Ia mengaku, sudah mengkhatamkan hafalannya saat masih duduk di kelas 3 SMP di salah satu pondok pesantren Tahfidz di Bogor. Makanya saat SMA ini ia hanya mengulang.
“Untuk menjaga hafalan saya tidak pernah absen untuk mengulang. Memang sudah jadi kebiasaan, apalagi tinggal di lingkungan asrama yang memang konsen menghafal Al Quran,” ujarnya.
Remaja kelahiran Jakarta 12 Juni 2000 ini mengaku tidak ada rasa ragu dan takut saat mengikuti lomba. Sebab ia yakin jika bacaannya lancar karena memang selama ini terus diperbaiki.
“Kalau kekurangan mungkin saya belum bisa pakai lagu (ngaji lagu-red). Makanya saat ini terus belajar. Yang penting makhrojul huruf dan tajwid-nya benar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMA IT Izzudin Palembang Desiana Mumtaza mengatakan, saat MTQ kemarin ada beberapa siswa yang dikirim untuk setiap golongan. Seperti golongan 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz.
“Satu cabang ada tiga anak. Kita juga nggak menyangka Yasin bisa meraih juara untuk golongan 30 juz,” ungkapnya bangga.
Maka itu, pihaknya selalu men-support para siswa untuk menghafal Alquran. Saat ini sendiri di sekolahnya disediakan dua kelas pilihan.
“Ada kelas Tahasus, memang khusus untuk penghafal Alquran dan wajib asrama. Lalu kelas Al Quran,” pungkasnya. #ari