Bawa Sajam Buat ‘Image’ Sumsel Kurang Baik

KUNJUNGAN--------Kapolda Sumsel Irjenpol Drs Priyo Widyanto, MM, saat melakukan kunjungan ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, di Jalan Supeno, Palembang, Kamis (26/12/2019). (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Membawa senjata tajam (Sajam) tidak sesuai peruntukkannya membuat gambaran atau image tentang Sumatera Selatan (Sumsel) kurang baik. Terlebih, membawa sajam di perkotaan yang tujuannya untuk melukai orang lain.

“Kebiasaan buruk yang ada di Sumsel dengan senjata tajam, kebiasaan ini sangat membuat Sumsel menjadi image yang kurang baik. Oleh karena itu hilangkan kebiasaan ini,” ujar Kapolda Sumsel Irjenpol Drs Priyo Widyanto, MM, saat melakukan kunjungan ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, di Jalan Supeno, Palembang, Kamis (26/12/2019).

Priyo mengatakan, apabila ada yang membawa sajam dapat ditindak secara hokum.

Sebelumnya, Priyo mengajak PWI menjaga suasana kondusif Sumsel.

“PWI merupakan posisi yang strategis, dan berharap dengan sinergitas polisi dan wartawan dapat menjaga stabilitas wilayah agar tetap kondusif,” kata Priyo.

Di awal, Priyo mengatakan, kunjungannya ke PWI Sumsel untuk memererat hubungan.

“Kita sama-sama bisa memberikan kontribusi yang positif dalam menyajikan informasi yang benar untuk dipublikasikan. Dan memberikan pemberitaan yang benar dan positif merupakan salah satu kontribusi dalam pembangunan di wilayah Sumatera Selatan,” kata Kapolda kepada pengurus PWI Sumsel.

Kapolda mengharapkan dukungan wartawan untuk dapat memberikan pemberitaan yang bersifat membangun, bukan untuk memecahbelah persatuan.

“Berikan berita yang positif agar masyarakat tidak menjadi resah, dengan informasi yang benar. Pemberitaan sangat mempengaruhi situasi Kamtibmas,” kata Priyo.

Sebelumnya, kedatangan Kapolda Sumsel disambut langsung Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar, SPd, MSi.

Firdaus mengatakan, wartawan bisa memberikan kontribusi positif  dalam pemberitaan yang bersifat membangun dan mengakses tugas-tugas kepolisian di media untuk dipublikasikan. #nti

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here