Hindari Jalan Kembali Rusak, Kades Diperintahkan Pasang Palang

PORTAL---Asisten I Setda Mura EC Priskodesi (kanan tengah) saat bertemu Kepala Desa Sembatu Jaya dan Lubuk Pauh. Priskodesi meminta kades membangun portal agar jalan kabupaten tidak rusak dilintasi truk pengangkut buah kelapa sawit. (FOTO:SS1/Hengky)

Musi Rawas, SumselSatu.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) memerintahkan Kepala Desa Sembatu Jaya dan Lubuk Pauh untuk membuat portal ruas jalan kabupaten di kedua desa tersebut.

“Jalan sedang dibangun, jadi harus diamankan dari kerusakan. Karena, pembangunan jalan untuk mempermudah akses transportasi di pemukiman masyarakat,” ujar EC Priskodes, Asisten I Tata Seekretariat Daerah (Setda) Mura, Jumat (23/2/2018).

Sebelumnya, ruas jalan yang melintasi kedua desa itu rusak akibat sering dilalui truk yang membawa kelapa sawit.

“Saya panggil Kades Sembatu Jaya dan Kades Lubuk Pauh. Saya perintahkan segera amankan jalan kabupaten. Dirikan portal agar jalan kabupaten tidak rusak karena tonase yang berlebihan dari kendaraan pengangkut buah kelapa sawit,” kata Priskodesi.

Dia menambahkan, Dinas Perkebunan (Disbun) Mura telah diminta membuat surat edaran agar perusahaan pengelola buah kelapa sawit tidak membeli kelapa sawit dari kawasan hutan. Karena, hal tersebut melanggar hukum.

“Kami juga akan memanggil para perambah hutan. Jika tidak hadir setelah tiga kali panggilan, maka kami akan menghadirkan aparat penegak hukum untuk mereka,” kata Priskodesi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mura Adi Winata mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan Forum Lalu Lintas.

Dikatakan Adi, pembuatan portal dilakukan tidak bertentangan dengan UU No 2014 tentang Lalu Lintas.

“Jadi portal tersebut resmi dan jangan dirusak. Kalau dirusak dapat dipidanakan. Kami berbuat yang terbaik untuk kepentingan masyarakat banyak. Jangan sampai jalan yang sudah dibangun rusak kembali dan masyarakat dirugikan,” tandasnya.

Muhktar Kusuma Apendi, Kades Lubuk Pauh, Kecamatan BTS Ulu Cecar, berjanji, pihaknya segera memasang dua portal.

“Kami bangun portal untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai jalan yang dibangun Pemkab Mura rusak dan masyarakat dirugikan akibat perambah hutan kawasan,” kata Muhktar. #gky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here