Kepala PLN Baturaja Angkat Bicara Sering Padamnya Listrik

169
PERBAIKAN---Petugas PLN saat sedang memperbaiki salah satu titik kerusakan. (FOTO : SS1/Widori)

Baturaja, SumselSatu.com

Pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari ini di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dengan durasi pemadaman cukup panjang. Yakni sejak Selasa (2/5) malam, hingga siang (3/5) keesokan harinya. Akibatnya banyak aktivitas terbengkalai hingga lumpuh total.

Sebagian warga di Baturaja ibukota Kabupaten OKU, seperti halnya warga yang bermukim di kawasan Karang Sari Sukaraya dan sekitarnya, terpaksa tidur dalam kegelapan dan berpanas-panasan. Akibat pemadaman tersebut.

Warga kesal dan bertanya-tanya, kenapa listrik padam semalaman bahkan sampai siang baru menyala. Apalagi, hal demikian bukan kali pertama terjadi.  Sumpah serapah kembali bermunculan di media sosial (medsos).

Lalu apa sesungguhnya yang terjadi? SumselSatu.com dan beberapa awak media lainnya berhasil menemui Manager PLN rayon Baturaja area Lahat, Edwardus, di lokasi trouble yang sedang diperbaiki di wilayah Kemelak, samping kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU, Kamis (3/5/2018).

Menurut Edwardus, penyebab padamnya listrik di sebagian wilayah kota Baturaja ini lantaran adanya arrester (alat pelindung bagi peralatan system tenaga listrik terhadap surya petir), yang jebol.

Hanya saja, pihaknya mengaku kesulitan mendeteksi arrester mana yang jebol itu. Sebab, ada delapan gardu di sepanjang jalur yang mengalami trouble itu.

“Kenapa padamnya bermalaman? Karena kami mencari sumber gangguannya. Kalau bisa dicoba dan meledak, itu kan ketahuan. Artinya kita tahu posisi kerusakannya. Namun ini tidak  kelihatan. Apakah bocor atau meledak, dak ketahuan. Kalau malam, tidak bisa diukur. Hasilnya, pasti karena udaranya lembab. Jadi terpaksa dilakukan siang ini, dan baru bisa ketemu,” jelas dia.

Nah, karena tidak bisa terdeteksi, maka pihaknya mengambil solusi dengan memutus dua arrester. “Ini tidak bisa ditebak, makanya kami potong saja dua (arrester) di antara delapan gardu itu. Artinya kami amankan dulu. Yang penting seluruhnya bisa beroperasi,” jelasnya.

Akibat adanya arrester yang disebut Edwardus mengalami bocor halus itu, mengakibatkan padamnya listrik yang terjadi semalam hingga siang tadi di sepanjang jalur VIP. Yakni kawasan Kemelak Pemda, Karang Sari, Unbara, Kemiling, RS Holindo dan Sukaraya.

“Ya ini termasuk jalur VIP, makanya semua personil kita terjunkan,” imbuh dia.

Selain itu, di beberapa belahan kawasan Baturaja lainnya, juga mengalami pemadaman serupa dengan trouble yang berbeda. Diantaranya, ada trouble di Sukajadi depan Redante, kemudian wilayah Kebun Jati dan Simpang Air Gading.

“Tapi, masalah di sana selesai malam tadi juga, sehingga wilayah itu langsung menyala ketika masalahnya kita temukan,” katanya. #ori

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here