Palembang, SumselSatu.com
Tiga kelompok suporter fanatik Sriwijaya FC (SFC), yakni Singa Mania, Ultras Palembang dan Sriwijaya Mania (S-Man) Sumsel, melakukan protes terhadap rencana kenaikan tiket masuk pertandingan Laskar Wong Kito. Apalagi, itu bukan lagi wacana karena harga tiket SFC melawan Persela Lamongan di Stadion Bumi Sriwijaya, Selasa (26/9/2017), sudah mengalami kenaikan sebesar 50 persen.
“Sudah naik 50 persen dibandingkan saat bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Tiket tribun timur yang dihuni Ultras Palembang naik menjadi Rp50 ribu dari harga semula Rp30 ribu. Lalu tribun Selatan dan Utara dari Rp20.000 naik menjadi Rp50.000. Tribun ini dihuni Sriwijaya Mania Sumsel (S-Man) dan Singa Mania. Kami tidak terima apabila tiba-tiba tiket pertandingan naik secara dadakan seperti ini,” ucap Ketua Ultras Palembang Agung Fahrurrozi, Minggu (24/9/2017).
Menurut suporter yang identik warna hitam-hitam ini, tidak masalah apabila ada kenaikan tiket. Tapi dia menilai apabila diperuntukkan pada pertandingan musim depan.
“Ini hanya empat kali lagi, laga home lagi. Apabila naik 100.00 pun kami tidak keberatan tapi untuk musim depan,” tegasnya.
Sementara Ketua Singa Mania Ariyadi Eko Neori menilai, jika pengelola tiket tidak memahami kondisi tim. Apabila tiket dinaikkan dengan turunnya performa SFC bisa menyurutkan animo masyarakat umum untuk memberikan dukungan.
“Hampir 50 persen jumlah besar penonton SFC adalah suporter. Naiknya harga tiket juga bukan solusi terbaik dengan kondisi sekarang,” ucap dia. #ari